Suara.com - Penyerang anyar Bayern Munich, Sadio Mane resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2022 pada upacara penghargaan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) di ibu kota Maroko, Rabat, Jumat (22/7/2022).
Ini merupakan penghargaan Pemain Terbaik Afrik kedua beruntun yang diraih Sadio Mane, yang musim lalu tampil gemilang baik bersama Liverpool maupun timnas Senegal.
Kendati di level klub dia gagal membawa Liverpool jadi juara Liga Inggris maupun Liga Champions, peran Sadio Mane sangat penting dalam keberhasilan timnas Senegal merengkuh Piala Afrika untuk kali pertama tahun ini.
Upacara penghargaan dari Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kembali untuk pertama kalinya dalam tiga tahun setelah ditangguhkan akibat pandemi virus Corona. Pada 2019, gelar pemain terbaik putra juga disabet Sadio Mane.
"Saya sangat, sangat senang menerima trofi tahun ini," kata Mane saat menghadiri acara tersebut seperti dikutip dari BBC Sport, Jumat (22/7/2022).
Mane mengalahkan rekan senegaranya dan kiper Chelsea Edouard Mendy serta mantan rekan setimnya di Liverpool Mohamed Salah, yang bersama timnas Mesir harus puas jadi runner-up Piala Afrika pada Februari lalu.
"Saya berterima kasih kepada orang-orang Senegal - dan mendedikasikan trofi ini untuk para pemuda negara saya," tambah Mane.
Penghargaan yang didapat Mane merupakan salah satu dari lima kategori yang diraih wakil Senegal dalam total tujuh kategori putra.
Pelatih Senegal, Aliou Cisse memenangkan pelatih terbaik tahun ini, dengan timnya dinobatkan sebagai tim putra terbaik.
Sementara Pape Sarr dinobatkan sebagai pemain muda terbaik tahun ini dan pemain Senegal lainnya, Pape Ousmane Sakho, memenangkan gol terbaik untuk tendangan saltonya ke gawang Tanzania.
"Kami menunggu lama untuk [meraih] Piala Afrika ini," kata Augustin Senghor, presiden federasi sepak bola Senegal.
"Kami adalah contoh yang baik untuk semua tim yang belum memenangkan (turnamen)."
Daftar nominasi dan pemenang CAF Awards 2022 (nama pemenang dicetak tebal):
Pemain Terbaik (pria): Sadio Mane (Senegal & Bayern Munich), Edouard Mendy (Senegal & Chelsea), Mohamed Salah (Mesir & Liverpool).
Pemain Terbaik (wanita): Grace Chanda (Zambia & BIIK Kazygurt), Ajara Nchout Njoya (Kamerun & Inter Milan) dan Asisat Oshoala (Nigeria & Barcelona).
Tag
Berita Terkait
-
Bersama Blaugrana, Pedri Akui Sambut Musim 2022 dengan Antusias
-
Total Utang Barcelona ke Liverpool, Beli Coutinho Tahun 2018 Hingga Kini Belum Lunas
-
Sergio Aguero: Lewandowski Akan Berikan Barcelona Banyak Gol
-
Mengungkap 3 Alasan Mencolok Frenkie de Jong Bertahan di Barcelona
-
Diplot Xavi sebagai Bek Tengah, Indikasi Frenkie de Jong Segera Tinggalkan Barcelona?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?