Suara.com - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro meminta tim asuhannya untuk tampil lepas demi hasil maksimal menghadapi Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (27/8/2022).
"Harapannya para pemain tampil lepas, bermain enak dan menikmati jalannya pertandingan," kata Seto, dikutip Antara dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu.
Mengenai persiapan kontra Persebaya, Seto menyatakan bahwa waktu jeda tiga hari dimanfaatkan untuk pemulihan kondisi pemain, serta memotivasi semangat dan kesiapan penggawa Laskar Sembada.
"Di latihan terakhir, saya melihat pemain sangat antusias dalam persiapan menghadapi Persebaya, menurut saya hal ini sangat bagus. Harapannya, pemain memiliki motivasi tinggi dan optimal serta meraih kemenangan," katanya.
Kondisi pemain PSS yang masih dibekap cedera, diakui Seto, memang berpengaruh dengan pilihan pemain yang dilakukan jajarannya.
Apalagi, kata dia, kondisi gelandang PSS, Dave Mustaine pun masih dalam pantauan tim medis secara intens, sementara penyerang muda PSS Hokky Caraka harus kembali memenuhi panggilan timnas untuk persiapan menghadapi kualifikasi Piala Asia 2023.
"Artinya, pilihan pemain dari tim pelatih semakin berkurang. Kami akan memaksimalkan yang ada, mudah-mudahan di latihan pagi ini tidak ada yang cedera ataupun menganggu persiapan tim," kata Seto.
Menurut dia, Bajul Ijo, julukan Persebaya yang menempati posisi atas pada kompetisi musim lalu menjadi cermin bagi Seto memberikan penilaian kepada tim kebanggaan Bonek dan Bonita tersebut.
"Persebaya menurut saya adalah salah satu tim yang memiliki karakter yang khas serta kuat sehingga meraih peringkat atas dengan materi pemain yang tidak begitu mewah. Inilah nilai lebih dari Coach Aji, motivator andal bagi para pemainnya. Hal ini yang patut kita waspadai," katanya.
Baca Juga: Tandang ke Markas Madura United, Persikabo 1973 Bawa 21 Pemain
Pria kelahiran Kalasan, Sleman itu mengaku banyak belajar dari Aji Santoso, baik aspek lapangan hingga luar lapangan, namun Seto tetap percaya diri dan menargetkan kemenangan menghadapi Persebaya.
Seto menginstruksikan para pemain, jajaran pelatih hingga ofisial tim untuk bekerja keras mewujudkan kemenangan di kandang untuk kedua kalinya.
"Membahas mengenai target tim, itu sudah pasti, yakni meraih kemenangan. Kami terus bekerja keras dan berdoa terus untuk mewujudkan hal tersebut. Apapun hasilnya, saya nikmati karena itu salah satu rencana Tuhan," kata Seto.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia