Masuknya Marselino Ferdinan pada babak kedua sangat jelas mengubah alur permainan, hal itu terbukti dengan terciptanya gol pertama.
Gol tersebut membakar semangat para pemain lain, meskipun harus sempat merasakan kekhawatiran setelah tertinggal 1-2.
Kemampuannya dalam membangun serangan memudahkan para pemain lain dalam memposisikan diri, lahirnya gol kedua dan ketiga timnas juga tak lepas dari andilnya.
Selain mampu menjadi jenderal lini serang, Marselino merupakan pemain dengan penyelesaian akhir yang sangat ciamik.
4. Pantang Menyerah
Semangat juang para pemain timnas Indonesia U-20 diakui pelatih Vietnam, bukan karena sebagai tuan rumah tetapi kolektifitas dalam bermain.
Satu sama lain terkoneksi dengan sangat baik, meski masih ada beberapa kekurangan yang menghasilkan dua kebobolan.
Pantang menyerah dibuktikan Marselino Ferdinan dkk, dalam waktu yang tidak banyak mampu membalikkan kedudukan lewat dua gol yang tercipta dalam tempo empat menit.
5. Shin Tae-yong
Faktor utama kesuksesan timnas Indonesia U-20 saat comeback melawan Vietnam adalah Shin Tae-yong, penerapan taktiknya terbilang sangat ampuh.
Racikan pemain yang mengalami sedikit perubahan pasca Piala AFF U-19 2022 lalu terbukti membuahkan hasil maksimal.
Beberapa pemain andalan tak diturunkan di awal pertandingan, disimpan untuk kemudian dimainkan pada babak kedua, termasuk Marselino dan Rabbani.
Hasilnya lewat para pemain tersebut, timnas Indonesia U-20 berhasil memberondong gawang Vietnam dengan tiga gol.