Suara.com - Timnas Malaysia U-17 membuat Uni Emirat Arab (UEA) gagal ke Piala Asia U-17 2023 setelah skuad muda "Harimau Malaya" menundukkan lawannya itu 3-2 pada laga Grup B kualifikasi di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (7/10/2022).
Gol-gol Malaysia dibuat oleh Muhammad Arami Wafiy (45+1'), Muhammad Anjasmirza (51') dan Muhamad Farish Danish (90+7'). UEA melesakkan gol via Saeed Amer Mohammad (penalti 77') dan Abdulaziz Almarzooqi (85').
Hasil tersebut membuat Malaysia untuk sementara menduduki posisi pertama klasemen sementara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan tujuh poin dari tiga laga.
Sementara UEA (enam poin, empat laga) dipastikan berada di peringkat ketiga Grup B. Mereka tidak bisa melampaui Indonesia di tangga kedua lantaran kalah "head to head" meski berpoin sama.
Adapun Guam dan Palestina bertengger di peringkat keempat dan kelima klasemen.
Pelatih timnas U-17 Malaysia Osmera bin Omaro menyambut baik kemenangan timnya tersebut.
Menurut Osmera, hasil kontra UEA merupakan buah dari strategi yang mereka terapkan saat melawan Guam, Rabu (5/10). Ketika itu, Malaysia secara mengejutkan ditahan imbang 1-1.
"Penampilan kami ketika melawan Guam merupakan strategi untuk memancing UEA agar tak bermain seperti biasa. Ternyata, apa yang kami rancang itu berhasil," tutur Osmera seperti dikutip dari Antara.
Sementara pelatih timnas U-17 UEA Alberto Gonzalez mengatakan, kekalahan skuadnya adalah akibat kesalahan individu. Itu disayangkan karena UEA sejatinya mampu memaksakan skor imbang 2-2 setelah tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Palestina di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023
Namun, Alberto tidak mau menyalahkan satu-dua pemain. Dia ingin skuadnya belajar dari kekalahan dan ketidaklolosan mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
"Saya bangga kepada pemain. Ketika kami ketinggalan, pemain berjuang dan berusaha menyamakan kedudukan. Itu tak pernah mudah, tetapi kami bisa melakukannya tiga kali di kualifikasi ini," kata Alberto.
Berita Terkait
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Kecewa Imbas Gagal, Malaysia Justru akan Lebih Sakit Jika Berhasil Lolos ke AFC U-17! Kok Bisa?
-
Piala Asia U-17: Malaysia Gagal Lolos, AFC Harusnya Malu Berat karena Hal Ini!
-
Piala Asia U-17 dan Nasib Tragis Malaysia yang Terkudeta dari Kumpulan The Big Four ASEAN
-
Plot Twist: Indonesia Ngarep Tuan Rumah, Malaysia Berpotensi Lolos ke Piala Dunia U-17 dengan Sah
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana