Suara.com - PSSI menyebut dua pemain keturunan, Justin Hubner dan Ivar Jenner tengah mengurus proses naturalisasi dengan harapan bisa secepatnya membela Timnas Indonesia U-20.
Kabar tersebut menimbulkan pertanyaan besar lantaran pemain muda biasanya tak perlu menjalani proses naturalisasi karena masih bebas memilih kewarganegaraan.
Hal itu sempat terjadi pada bek Timnas Indonesia Elkan Baggott. Pemain berdarah Indonesia-Inggris yang lahir di Thailand pada 2002 silam itu tidak melewati proses naturalisasi sebelum gabung skuad Garuda.
Elkan Baggott yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu, memilih menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada November 2022 lalu. Hal itu bisa terjadi lantaran dia belum genap berusia 18 tahun.
Hal itu sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan di mana pasal 6 ayat 1 menyebutkan bahwa anak berkewarganegaraan ganda harus memilih salah satu kewarganegaraannya setelah berusia 18 tahun atau ketika sudah menikah.
Merujuk hal itu, proses perpindahan kewarganegaraan seperti Elkan Baggott tak lagi bisa diterapkan untuk Justin Hubner dan Ivar Jenner yang saat ini sudah menginjak usia di atas 17 tahun.
Ivar Jenner yang kini membela FC Utrecht U-21 sudah berusia 18 tahun. Sementara Justin Hubner yang membela Wolverhampton U-21, sudah berusia 19 tahun.
Situasi membuat baik Ivar maupun Justin sudah otomatis berpaspor Belanda. Karenanya, perpindahan kewarganegaraan mereka harus dilakukan melalui proses naturalisasi seperti halnya Jordi Amat dan Sandy Walsh.
Kondisi itu membuat PSSI dan pemerintah Indonesia harus bergerak cepat agar proses naturalisasi kedua pemain bisa selesai tepat waktu.
Baca Juga: Profil Diego Milito, Eks Inter Milan yang Pernah Pecundangi Asisten Baru Shin Tae-yong
Pasalnya, Justin Hubner dan Ivar Jenner diproyeksikan untuk membela Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Dunia U-20 2023 yang akan berlangsung tahun depan di mana skuad Garuda adalah tuan rumah.
Tag
Berita Terkait
-
Menu Latihan Timnas Indonesia U-20 Selama di Turki, Tak Melulu di Atas Lapangan
-
Agenda Justin Hubner dan Ivar Jenner di Indonesia, Bisa Bela Garuda di Piala Dunia U-20 2023?
-
Ucapan Shin Tae-yong Tak Sepenuhnya Benar, Pemain Timnas Indonesia U-20 Terkendala Cuaca Dingin Turki
-
PSSI Sebut Kualitas Justin Hubner dan Ivan Jenner Sesuai Keinginan Shin Tae-yong
-
Prakiraan Line-up Timnas Indonesia U-20 vs Turki Andai Justin Hubner dan Ivar Jenner Ikut Main
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan