Suara.com - Thailand mengakui bahwa melawan Timnas Indonesia di kandangnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) adalah pekerjaan yang sulit. Mereka bahkan menganggap SUGBK layaknya neraka untuk tim tamu.
Pernyataan itu disampaikan Thailand melalui akun resminya di Facebook, Changsuek, sehari jelang menghadapi Timnas Indonesia dalam laga ketiga Grup A Piala AFF 2022 pada Kamis (29/12/2022) sore ini.
"Ini adalah neraka untuk tim tamu dengan kapasitas [penonton di laga nanti--Red] mencapai 50 ribu orang," tulis akun Changsuek di Facebook.
Thailand menganggap Indonesia merupakan lawan paling menakutkan di Grup A Piala AFF 2022. Tekanan pun bertambah mengingat skuad Garuda punya keuntungan dengan bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Lebih jauh, tim Gajah Perang menganggap Timnas Indonesia jadi tim yang berbahaya tak hanya soal komposisi pemain yang mumpuni di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.
Lebih dari itu, atmosfer kandang Timnas Indonesia yang mereka kenal dengan nama "Senayan" itu dianggap turut jadi senjata tim Merah Putih dalam upaya menaklukan lawan-lawannya.
Thailand pun mengenang momen bertandang ke SUGBK yakni pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada September 2019 dan ketika mereka menghadapi skuad Garuda di final SEA Games 1997.
Pada pertemuan 2019 lalu,Thailand mampu mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0 tetapi kandang tim Merah Putih cuma terisi 11.600 penonton.
Lalu, pada final SEA Games 1997, Thailand mengakui harus berjuang keras mengalahkan Indonesia dalam laga yang dihadiri langsung 110 ribu penonton di SUGBK.
Baca Juga: Piala AFF 2022: 5 Pemain Thailand yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia, No.1 Paling Berbahaya
"Saat itu banyak lemparan barang ke dalam stadion, suporter sepak bola turun ke lapangan, membakar barang di dalam stadion, menyebabkan pertandingan dihentikan berjam-jam, namun pada akhirnya Thailand memenangkan adu penalti," kenang akun Changsuek.
Terkini, Thailand akan menghadapi Indonesia di SUGBK di mana sebanyak 50 ribu orang diperkirakan bakal meneror mereka sepanjang 90 menit.
"Baru-baru ini, tiket Indonesia vs Thailand telah habis terjual pada 28 Desember, PSSI menjual sekitar 50 ribu tiket dalam laga Piala AFF 2022 ini," tulis akun Timnas Thailand.
"Alasan kapasitas stadion hanya 70 persen karena alasan keamanan menyusul kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober yang menewaskan 135 jiwa dan melukai 538 orang itu."
Tag
Berita Terkait
-
5 Pemain Tertua yang Cetak Gol buat Timnas Indonesia, Teranyar Ilija Spasojevic
-
Piala AFF 2022: Ancaman untuk Theerathon Bunmathan, Asnawi Siap Hentikan Anda!
-
Piala AFF 2022: Netizen +62 Memohon-mohon ke Timnas Thailand Jangan Terlalu Keras ke Timnas Indonesia
-
Piala AFF 2022: Pentingnya Laga Indonesia vs Thailand Bagi Shin Tae-yong
-
Piala AFF 2022: 5 Pemain Thailand yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia, No.1 Paling Berbahaya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru
-
Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden
-
Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian