Suara.com - Jelang memasuki paruh kedua kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dan jendela transfer di buka, Bali United melakukan beberapa perombakan skuad.
Secara mengejutkan, pemain belakang asing Bali United, Willian Pacheco sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan skuad Serdadu Tridatu.
Faktor alasan untuk kembali pulang ke Brasil karena urusan keluarga menjadi keputusan matang yang dipilih pemilik nomor punggung 43 tersebut.
Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas dedikasi, cinta dan perjuangan Pacheco untuk Bali United selama kurang lebih empat musim ini.
"Mewakili manajemen, saya sampaikan ucapan terima kasih yang melimpah untuk Willian Pacheco karena dedikasi, cinta dan perjuangannya bersama Bali United selama ini," tutur Yabes di laman resmi klub, Kamis (5/1/2023).
"Dua trofi Liga 1 di Indonesia adalah persembahan yang luar biasa berkat perjuangannya bersama tim Bali United. Semoga Pacheco sukses untuk perjalanan karier selanjutnya,” tukasnya,
Sejak tahun 2016, Pacheco lebih banyak menghabiskan karier lapangan hijau di luar negara asalnya yaitu Brasil usai membela Rio Branco FC.
Dia sempat bergabung degan Persija Jakarta pada April 2016, kemudian berlabuh ke klub Malaysia, Selangor FC setahun kemudian.
Barulah pada tahun 2019, Willian Pacheco bergabung dengan Bali United tepat pada 14 Januari 2019 silam.
Baca Juga: Izin Kepolisian Keluar, El Clasico Persib vs Persija Siap Dihelat 11 Januari di GBLA
Tahun tersebut menjadi trofi Liga 1 pertamanya bersama Bali United sebelum pada akhirnya di musim kompetisi selanjutnya kembali meraih trofi kedua.
Bek serbabisa asal Brasil berusia 30 tahun tersebut sukses menjalani 94 pertandingan dengan mencatatkan 11 gol dan 2 assist di semua ajang kompetisi yang dilakoni Bali United.
Sementara di kompetisi domestik Liga 1, Pacheco memiliki 71 pertandingan yang menghasilkan 10 gol dan 2 assist dengan rincian selama 6.297 menit bermain di lapangan.
Selain memiliki kelebihan dalam postur tinggi badan yaitu 196 cm, insting mencetak gol menjadi nilai lebih seorang pemain belakang ini.
Tercatat musim ini saja, Pacheco telah mengoleksi 4 gol ke gawang Persija Jakarta (23/7), RANS Nusantara FC (4/8), Bhayangkara FC (8/12) dan Madura United FC (12/12) di tahun lalu.
Kepergian Pacheco yang sepakat mengakhiri kerja sama dengan Bali United menyisakan satu kuota pemain asing untuk skuad asuhan Teco.
Menarik dinantikan langkah terbaik manajemen Bali United untuk menutupi kekosongan satu kuota pemain asing menyongsong paruh kedua kompetisi BRI Liga 1 musim ini.
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis