Suara.com - Laman Facebook Timnas Thailand blokir fans Vietnam untuk menghindari aksi "berisik" mereka di kolom komentar. Fans Vietnam dan Thailand ini dianggap sebagai "musuh bebuyutan" yang kerap berdebat di laman Facebook.
Namun jelang leg 1 Final Piala AFF 2022, blokir itu dibuka. Dikutip dari Zingnews, halaman Changsuek, halaman resmi tim Thailand, membuka blokir pengguna Vietnam.
Fans sepak bola Vietnam sudah dapat mengakses halaman Changsuek di Facebook mulai hari ini.
Sebelumnya, pengguna di Vietnam hanya dapat melihat informasi dari halaman ini di platform jejaring sosial lainnya.
Pada Juni 2022, setelah Thailand U-23 tersingkir lebih awal dari final U-23 Asia 2022 dan Vietnam U-23 melanjutkan, halaman Changsuek memblokir pengguna Vietnam.
Ini bukan pertama kalinya Changsuek melakukan tindakan serupa terhadap pengguna Vietnam.
Pada Desember 2019, laman Changsuek memblokir pengguna Vietnam dua kali setelah Thailand U-23 tersingkir di babak penyisihan grup SEA Games 30 dan tim putri Thailand kalah dari Vietnam di final SEA Games 30.
Halaman Facebook Changsuek memiliki lebih dari 1,3 juta pengikut. Usai setiap kemenangan atau kekalahan tim Thailand, para penggemar "War Elephants" dan penonton di Asia Tenggara kerap berdebat di sini.
Oleh karena itu, mereka sering memblokir pengguna dari Vietnam untuk menghindari kontroversi negatif dan tidak perlu antara penggemar kedua negara.
Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2022, Iwan Bule: Shin Tae-yong dan Pemain Sudah Berjuang Maksimal
Vietnam dan Thailand adalah dua timnas sepak bola terkemuka di kawasan ini, yang dianggap sebagai saingan di Asia Tenggara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah