Suara.com - Erick Thohir resmi menduduki kursi nomor satu PSSI sebagai Ketua Umum PSSI usai menang dalam Kongres PSSI atau Kongres Luar Biasa (KLB), Kamis (15/2/2023). Baginya, ini bukan kemenangannya, namun harus menjadi kemenangan bersama.
Erick Thohir menang 64 suara. Sementara La Nyalla Mattalitti pesaing terdekatnya 22 suara. Kemudian untuk Arif Putra dan Doni Setiabudi tak memenangi suara satu pun.
Selepas kemenangannya, Erick Thohir menyempatkan diri menyapa awak media. Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepadanya.
Namun, ia ingin kemenangan ini dijadikan kemenangan bersama. Artinya, harus kerja keras lagi memajukan sepak bola Tanah Air.
"Tentu saya mau ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan para pemilih, masyarakat Indonesia, suporter, wasit, pelatih, pemain," kata Erick Thohir di sela KLB.
"Tetapi yang kita harapkan dan kita lakukan hari ini bukan merupakan kemenangan saya. Tetapi harus kita buktikan menjadi kemenangan bersama yaitu membangun sepak bola bersih dan berprestasi," jelasnya.
Erick kini menyebut perihal nyali hanya tinggal dibutuhkan memajukan sepak bola Indonesia. Ia juga berharap adanya dukungan dari awak media membantu Erick memajukan sepak bola.
"Saya pernah katakan bahwa perlu nyali memperbaiki sepak bola Indonesia, tidak perlu teori untuk sepak bola Indonesia. Hari ini kita sudah tidak bicara nyali lagi, tapi kita bicara bagaimana nyali membuktikan memang kita berprestasi," ia menjelaskan.
"Dan tentu saya berharap dukungan para media semua watchdog sepak bola yang bersih. Di mana saya berharap ini menjadi tujuan yang utama baru kita bicara prestasi."
Baca Juga: 5 Janji Erick Thohir yang Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI 2023-2027: No.3 Siap Terapkan VAR di Liga 1
"Tidak mungkin kita bicara prestasi tapi sepak bolanya ga bersih. Ini tidak mudah. Saya berharap ini menjadi tujuan utama baru bicara prestasi," pungkasnya.
Adapun KLB masih berlanjut dengan agenda selanjutnya pemilihan wakil ketua umum dan anggota Exco PSSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim