Suara.com - Persija Jakarta dipastikan menjamu PSIS Semarang dalam pertandingan pekan ke-31 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Sayangnya, duel kedua tim ini dipastikan tanpa penonton.
Adapun pertandingan ini digelar pada Kamis (16/3/2023) sore. Persija tak mendapatkan izin menyelenggarakan pertandingan dengan penonton dari pihak keamanan setempat yaitu Polres Metro Bekasi.
Kebijakan yang diambil oleh pihak kemanan tersebut tentu sangat disayangkan. Sebab, Persija sangat membutuhkan peran Jakmania untuk mendongkrak semangat bertanding para pemainnya dalam kondisi yang dialami tim saat ini.
Pelatih Thomas Doll berserta anak didiknya tengah berambisi memutus tren negatif dalam tiga laga terakhirnya. Dalam periode itu, Persija meraih satu kali hasil imbang dan dua kali mengalami kekalahan.
Persija Jakarta juga tidak bisa memakai Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, venue yang biasa dipakai mereka sebelum-sebelumnya. Sebab venue itu akan dipakai buat perayaan HUT Kota Bekasi ke-26.
"Alhasil, lokasi menjamu PSIS terpaksa digeser ke Stadion Wibawa Mukti," tulis pernyataan resmi Persija Jakarta dilansir dari laman klub, Selasa (14/3/2023).
Persija Jakarta tengah berada dalam periode negatif. Dalam tiga laga terakhir, Macan Kemayoran hanya bisa mendapatkan satu poin.
Dimulai dari bermain imbang 0-0 dengan Madura United (26/2/2023), kalah 1-3 dari Borneo FC (8/3/2023), dan terakhir takluk 0-2 dari Persik pada pekan ke-30 Liga 1 2022/2023 di Stadion Brawijaya, Kediri, Minggu (12/3/2023) sore.
Baca Juga: Harapan Besar Pieter Huistra Borneo FC Tampil Konsisten sampai Akhir Musim
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam