Suara.com - Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menyebut pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2022/ 2023 di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (29/3/2023), menjadi laga penting bagi timnya.
PSIS Semarang sebelumnya mengalami lima kekalahan beruntun dan yang paling terakhir menyerah dari tuan rumah Barito Putera 0-3, Minggu (26/3/2023). Kemenangan atas Persebaya jelas menjadi target utama.
"Kami akan berjuang sejak menit awal sampai habis," kata Agius di Semarang, Selasa.
Menurut dia, persiapan lebih baru di banding pertandingan sebelumnya sudah dilakukan.
Ia menjelaskan PSIS harus menyiapkan tim untuk menghadapi empat pertandingan hanya dalam 12 hari.
Ia menyebut pemain membutuhkan pemulihan dalam menghadapi jadwal yang padat tersebut, namun tetap termotivasi.
Persebaya Surabaya sendiri, kata dia, merupakan tim bagus dengan pemain berkemampuan individu baik dan bertahan kuat.
Ia menegaskan PSIS akan memberikan kemampuan 100 persen untuk menghadapi laga melawan Persebaya.
PSIS Semarang akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Jatidiri Semarang, Rabu (29/3). Laga tersebut merupakan pertandingan tunda setelah sebelumnya kedua tim batal bertemu pada 8 Februari karena tidak ada izin dari kepolisian.
Baca Juga: Belum Ada Gol, Timnas Indonesia dan Burundi Masih Sama Kuat di Babak Pertama
PSIS Semarang sendiri saat ini menempati peringkat 14 pada klasemen sementara BRI Liga 1 Indonesia dengan 35 poin, sementara Persebaya berada di peringkat 10 dengan 39 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Kapten Inter Milan: Kami Minta Maaf kepada Emil Audero
-
Tak Jadi Dibuang, Begini Alasan Pelatih Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?