Jepang adalah negara Asia langganan Piala Dunia. Di Qatar 2022 lalu, mereka bahkan mampu tampil mengejutkan dengan mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup dengan skor identik 2-1.
Sayangnya, kiprah mereka harus terhenti di babak 16 besar. Samurai Biru disingkirkan Kroasia lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
3. Iran
Timnas Iran saat ini menduduki peringkat 24 dunia alias tertinggal empat strip dari Jepang di urutan ke-20.
Sama seperti Samurai Biru, mereka juga memiliki tradisi kuat di Piala Asia. Iran bersama Arab Saudi tercatat sama-sama mengoleksi tiga gelar juara yang menjadikan mereka tim tersukses kedua setelah Jepang.
4. Korea Selatan
Timnas Korea Selatan juga merupakan tim langganan Piala Dunia. Semifinalis edisi 2002 itu mampu melangkah hingga babak 16 besar pada Piala Dunia 2022 Qatar akhir tahun lalu.
Korea Selatan secara mengejutkan mampu membungkam Portugal dengan skor 2-1 di fase grup serta menahan imbang Uruguay, tetapi kalah telak 1-4 dari Brasil di 16 besar.
Sama seperti Jepang hingga Iran, Korea Selatan yang pernah dilatih Shin Tae-yong di Piala Dunia 2018 silam itu merupakan salah satu negara tersukses di Piala Asia.
Baca Juga: AFC Rilis Pot Drawing Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Masuk Pot Terakhir
Tercatat, mereka sudah merebut dua gelar juara tetapi hal itu diraih dalam waktu yang sudah sangat lama pada 1956 dan 1960.
5. Australia
Timnas Australia saat ini menduduki peringkat 29 dalam ranking FIFA. Meski baru bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2013, negara ini langsung jadi juara dua tahun berselang.
Posisi Australia kini sejajar dengan Israel (1964), Kuwait (1980), Iraq (2007) dan Qatar (2019) yang sama-sama telah mengoleksi satu gelar juara Piala Asia.
6. Arab Saudi
Seperti yang telah disinggung di atas, Arab Saudi merupakan salah satu negara terkuat di level Asia. Pada Piala Dunia 2022 lalu, mereka tampil mengejutkan dengan mampu membungkam Argentina di fase grup.
Negara yang kini menempati peringkat 54 dunia itu tercatat sudah tiga kali menjuarai Piala Asia yakni pada 1984, 1988 dan 1996.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua PSSI Erick Thohir Berikan Pesan Serius kepada Pelatih Timnas Indonesia U22
-
Tinggalkan Persib Bandung, Beckham Putra Harus Pergi Kerja Keras Demi Negara
-
Prediksi Drawing Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka
-
Tak Ada Libur Lebaran Buat Timnas Indonesia U22, Rayakan Idul Fitri 1444 Hijriyah di Hotel, Ini Alasannya
-
Tak Dibanned FIFA pada SEA Games 2023, Timnas Indonesia U-22 Gelar Syukuran
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Daftar e-Wallet yang Dapat Promo Top-up BRImo Spesial 17 Agustus
-
Gempa Dahsyat NTT, BMKG: Baru Terjadi Lagi Setelah 30 Tahun Silam
-
Top-Up E-Wallet dan Pulsa di BRImo Langsung Dapat Cashback! Buruan, Kuota Terbatas
-
Deretan Sepeda Lipat Pacific Paling Populer, Cocok untuk Gowes Harian
-
Binance Perpanjang Airdrop RLUSD, Ini Cara Klaim 1 Juta XRP yang Dibagikan
-
Daftar Atlet Wakil Indonesia di BWF World Championship 2026
-
Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, 3 Pekerja Migran Masih Hilang
-
BNI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT, Pastikan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
-
15 Contoh Teks Doa HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 yang Penuh Makna
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Akses Pendidikan Kian Luas dan Gratis, Harapan Tak Lagi Terkikis