Suara.com - Mantan pemain PSM Makassar, Achmad Hisyam Tolle ditangkap polisi setelah melakukan penikaman terhadap seorang satpam sebuah tempat karaoke.
Dari informasi yang dihimpun Moots--jaringan Suara.com, Sabtu (6/5/2023), peristiwa penikaman yang dilakukan Tolle terjadi hari ini pukul 05.30 WITA.
Insiden pelanggaran hukum itu diduga terjadi karena Tolle yang sempat membela PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta ini mabuk.
Ia kemudian berselisih dengan seseorang. Sekuriti kemudian berusaha melerai situasi tersebut.
Tak terima dengan aksi sekuriti tersebut, Tolle kemudian memecahkan botol dan menikam korban. Menurut pihak kepolisian, korban penikaman Tolle saat ini dalam kondisi sekarat.
Pada video yang beredar saat Tolle ditangkap, terlihat ia tak menujukkan rasa penyesalan. Ia bahkan sempat mengatakan merasa tidak bersalah.
"Saya salah enggak, saya salah enggak," ucap Tolle.
Petugas kepolisian yang menangkap kemudian membalas pertanyaan Tolle dengan menyebut tindakkan yang dia lakukan jelas salah di mana korban penikaman kini kritis.
"Salah kau salah kau, polisi kau mau lawan. Itu sana yang kau tikam sekarat," jawab petugas.
Tolle disebut bukan kali ini saja menunjukkan sikap buruk. Pemain berposisi bek itu disebut juga pernah melakukan aksi brutal saat pertandingan.
Pada 16 Agustus 2016, Tolle sempat memukul pemain PON Sulsel, Irfan Arfandi pada laga uji coba.
Selain itu, dia sempat melakukan tekel keras kepada pemain PSM Makassar Guy Junior pada 19 Oktober 2018. Saat itu Tolle membela Borneo FC.
Tolle kembali jadi sorotan. Pada laga uji coba antara Persis vs PSIM pada Oktober 2019, Tolle melakukan tendangan kungfu.
Tak cuma itu, dia yang diganjar kartu merah kemudian mengejar pemain Persis, Mochamad Shulton Fajar. Aksi Tolle ini membuat kericuhan terjadi di Stadion Mandala Krida yang menggelar pertandingan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Ironi Perayaan Kemerdekaan: Pejabat Pakai Anggaran, Warga Bayar Patungan
-
Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz
-
Pembangunan IKN Dipersoalkan, Suku Balik Sepaku Minta Hak Adat Dilindungi
-
Lirik Lagu Honk! no na dan Maknanya yang Viral, Bawa Budaya Lokal ke Kancah Global
-
4 Parfum Aroma Nanas yang Menyegarkan, Cocok Dipakai Saat Cuaca Panas!
-
IHSG Bertahan di Level 6.200, MDKA Melonjak
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
-
Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Mitchell Baker: Garuda Belum Habis!