Suara.com - Pelatih Bima Sakti mengaku sedang melakukan seleksi terhadap sekitar 50 pemain Timnas Indonesia U-16 untuk dikirim ke Doha, Qatar. Tujuannya adalah untuk berlatih di Aspire Academy.
Belum diketahui berapa jumlah pemain yang akan dikirim. Bima mengatakan saat ini fokusnya melakukan seleksi mencari pemain-pemain yang akan dibawa.
Namun, ia mengatakan kemungkinan bermaterikan pemain-pemain anak didiknya di Timnas Indonesia U-16 saat di Piala AFF U-16 dan Kualifasi Piala Asia U-17 beberapa waktu lalu.
"Jadi, 50 nama ini nanti kita akan ciutkan lagi sesuai dengan regulasi berapa pemain yang akan dikirim ke Qatar," kata Bima Sakti di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (1/6/2023).
"Tetapi sebagian besar memang bermaterikan pemain-pemain yang kemarin terpilih di Piala AFF U-16 kemudian juga di Kualifikasi Piala Asia U-17," sambungnya.
Saat ini Bima Sakti masih menunggu arahan dari Erick Thohir. Namun, ia memastikan setidaknya ada sekitar 28 sampai 30 pemain sudah siap berangkat.
"Itu makanya kita masih menunggu dari PSSI, dari Pak Ketum (Erick Thohir) berapa orang. Tadi Pak Ketum melalui pak sekjen (Yunus Nusi) juga ngobrol, saya diminta tolong untuk pantau juga berapa pemain yang akan kita butuhkan," ucapnya.
"Saya sampaikan juga kepada Pak Ketum kita tinggal menunggu. tetapi, 28 sampai 30 pemain kita sudah siap," pungkasnya.
Baca Juga: Bikin Bergetar Harga Pemain Timnas Argentina Jelang Lawa Timnas Indonesia, Ini 5 Daftar Terbaru
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan