Keputusan Argentina bertandang ke Indonesia guna menjalani laga persahabatan ini disampaikan oleh federasi sepak bolanya 24 Mei lalu atau dua bulan setelah badan sepak bola dunia (FIFA) membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Itu juga terjadi satu bulan setelah pada 17 April, Argentina ditetapkan sebagai pengganti Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Ini mungkin bukan kebetulan. Argentina bisa saja berusaha memberikan pesan simpatik kepada Indonesia. Lebih jauh lagi, keputusan ini bisa melukiskan adanya apresiasi internasional kepada sepak bola Indonesia saat ini.
Liga sepak bolanya yang besar, pendukungnya yang antusiastis dan bersemangat, serta skala popularitas sepak bolanya yang tinggi, adalah hal-hal yang membuat dunia tak mungkin memalingkan muka dari Indonesia.
Ini juga berkaitan dengan basis penggemar yang besar yang juga berkaitan dengan pasar besar dalam industri sepak bola.
Mungkin tahun lalu dunia melihat adanya politisasi olahraga yang membuat Piala Dunia U20 urung digelar di Indonesia, tapi bahkan hal itu malah kian menyibakkan fakta mengenai betapa seksi lingkungan sepak bola Indonesia.
Lihatlah penggemar sepak bola Indonesia saat pertandingan-pertandingan sepak bola, termasuk dalam SEA Games 2023 di Kamboja lalu.
Mereka tak pernah meninggalkan stadion sekalipun tim kesayangan mereka di ambang kalah. Mereka tak pernah surut mendukung karena memang mereka sungguh penggemar yang bergairah, baik kala bersama klub maupun timnasnya.
Banyak dari mereka adalah juga penggemar klub-klub besar dunia di liga-liga elite Eropa yang menjadi tempat bermain para bintang Argentina yang segera berada di Indonesia dua pekan mendatang.
Baca Juga: Lionel Messi Belum Tentu ke Al Hilal, Ayah: Dia Akan Senang Kembali ke Barcelona, Lihat Saja Nanti
Tak hanya Messi, karena masih ada pemain depan Manchester City Julian Alvarez, gelandang serang Juventus Angel di Maria, pemain sayap Manchester United Alejandro Garnacho, bek kanan Atleticoc Madrid Nahuel Molina, gelandang Atletico Madrid Rodrigo de Paul, dan banyak lagi.
Mereka bermain untuk klub-klub yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia. Oleh karena itu, kedatangan mereka ke Indonesia bisa disebut juga sebagai temu kangen dengan penggemar-penggemarnya di Indonesia.
Bayangkan, keriuhan dan antusiasme seperti apa ketika Argentina dijamu Indonesia pada 19 Juni itu.
Lebih dari itu, 18 Desember 2022 sampai hari ini bukanlah rentan waktu yang panjang yang membuat penggemar sepak bola di Indonesia melupakan aksi menawan Lionel Messi cs dalam menjuarai Piala Dunia 2022.
Sebagaimana penggemar sepak bola di mana pun, penggemar sepak bola Indonesia, khususnya pendukung Argentina, menjadi saksi untuk bagaimana Messi menyamai pencapaian Pele dan Maradona sehingga semakin layak disejajarkan dengan mereka guna menjadi pesepak bola terbesar sepanjang masa (GOAT).
Kehormatan Besar
Adalah kemewahan dan kehormatan besar bagi Indonesia bisa menyaksikan tim juara dunia yang diperkuat salah satu pesepakbola terhebat di dunia, bertanding di sini, di Indonesia.
Indonesia tak sering mendapatkan kesempatan dan kehormatan sebesar ini, bahkan sudah teramat lagi tak lagi menghadapi tim-tim kelas dunia.
Indonesia sendiri terakhir bertemu Argentina pada Piala Dunia Muda 1979 di Jepang.
Ketika itu Indonesia menyerah 0-5 yang salah satu golnya dicetak oleh Maradona yang kemudian menjadi megabintang sepak bola, dan bersama Messi serta Pele, didaku sebagai GOAT.
Messi sendiri menjadi pemain ketiga di dunia yang mencetak lebih dari 100 gol untuk tim nasionalnya setelah membuat hattrick kala melawan Curacao pada 28 Maret.
Kini dia berselisih tujuh gol dari 109 gol yang dibuat legenda Iran, Ali Daei, dan 18 gol di bawah 120 gol yang dicetak Cristiano Ronaldo untuk Portugal yang hingga saat ini menjadi pesepak bola dengan gol level timnas terbanyak di dunia.
Total bersama golnya pada tingkat klub, Messi sudah melewati 800 gol. Dia akan turut serta dalam muhibah ke Indonesia, yang mungkin salah satunya demi catatan golnya itu.
Bagi Rachmat Irianto cs, ini kesempatan besar yang mungkin tak akan pernah mereka lupakan, bisa bertanding melawan megabintang seperti Messi yang mungkin saja idola mereka dan mungkin tak akan lama lagi beraksi di lapangan hijau.
Tak hanya Messi, masih ada superstar-superstar lain seperti Gonzalo Montiel, Marcos Acuna, German Pezzella, Paulo Dybala, Cristian Romero, Giovani Lo Celso, dan lainnya, yang semuanya akrab di telinga penggemar sepak bola Indonesia.
Kehadiran mereka bisa menjadi inspirasi bagi pemain-pemain Indonesia, termasuk kapten timnas Indonesia U22 Rizky Ridho Ramdhani yang baru saja mempersembahkan medali emas SEA Games 2023.
Tak hanya mereka, anak-anak muda yang berusaha menggeluti sepak bola dan masyarakat sepak bola Indonesia pada umumnya, juga bisa turut terinspirasi.
Bahwa Argentina memilih Indonesia sebagai lawannya dan bahkan menjadi negara pertama menjamu mereka setelah menjuarai Piala Dunia 2022, adalah juga publikasi hebat mengenai sampai sejauh mana dan seperti apa sepak bola Indonesia saat ini.
Semoga ini menjadi momentum bagi kebangkitan sepak bola Indonesia yang lebih luas lagi setelah di Kamboja bulan lalu melepaskan kutukan juara turnamen sepak bola selama 32 tahun setelah memenangkan medali emas SEA Games bulan silam.
Tag
Berita Terkait
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Messi Incar Tiket Menang, Prediksi Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
-
Resmi! Persija Jakarta Kerja Sama dengan Adidas untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026