Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, sebaiknya mempertimbangkan beberapa pemain muda yang merupakan lulusan program Garuda Select untuk ikut seleksi skuad Piala Dunia U-17 2023.
Alasan di balik pertimbangan ini adalah fakta bahwa Bima Sakti akan menemukan sejumlah pemain muda potensial yang telah menjalani program latihan Garuda Select selama mereka berada di Eropa.
Dalam waktu dekat, Bima Sakti dan PSSI akan menggelar seleksi pemain. Pemain-pemain yang merupakan alumni dari program Garuda Select dan baru saja menyelesaikan edisi kelima layak untuk mendapatkan kesempatan dalam seleksi tersebut.
Berikut tiga alasan yang membuat Timnas Indonesia U-17 perlu diperkuat para pemain alumni program Garuda Select pada Piala Dunia U-17 2023:
1. Pengalaman Luar Negeri
Para pemain muda yang pernah merasakan program Garuda Select tentunya memiliki jam terbang dan pengalaman yang penting untuk bisa bermain percaya diri di ajang Piala Dunia U-17 2023.
Sebab, para pemain jebolan Garuda Select punya kesempatan untuk berjumpa tim-tim elite di Eropa, baik itu Italia maupun Inggris. Hal inilah yang diyakini bakal mengasah mental para pemain tersebut.
Oleh karena itu, Bima Sakti perlu mempertimbangkan beberapa nama pemain jebolan Garuda Select untuk menjadi andalannya di Timnas Indonesia U-17.
2. Banyak Jebolan Timnas U-16
Program Garuda Select jilid kelima yang baru saja selesai ini juga banyak sekali diperkuat para pemain muda yang awalnya bermain bersama Timnas Indonesia U-16 asuhan Bima Sakti, baik di Piala AFF U-16 2022 maupun Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Artinya, kemampuan para pemain jebolan Timnas Indonesia U-16 ini akan semakin terasah karena mendapatkan kesempatan menimba ilmu di Eropa.
Beberapa nama pemain jebolan Timnas U-16 yang dimaksud ialah Muhammad Hanif Ramadhan, Andre Pangestu, Rizdjar Nurviat Subagja, hingga Nabil Asyura.
3. Terbiasa di Luar Negeri
Nantinya, PSSI juga akan memberikan kesempatan bagi Bima Sakti untuk menggelar pemusatan latihan (TC) jangka panjang di luar negeri untuk mematangkan persiapan Timnas Indonesia U-17.
Oleh karena itu, para pemain muda ini harus siap-siap untuk jauh dari keluarganya selama mengikuti TC di luar negeri. Hal semacam ini menjadi tantangan tersendiri karena mereka usianya masih sangat muda.
Hal inilah yang menjadi hal biasa bagi para pemain jebolan Garuda Select. Sebab, mereka sudah terlatih untuk tinggal di luar negeri dalam jangka waktu yang lama.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Komentar Nyinyir ke Shin Tae-yong, Exco PSSI Arya Sinulingga Dirujak Warganet: Duri dalam Daging Pak Erick Thohir!
-
Bentrok dengan Piala Dunia U-17 2023, Dirut PT LIB Buka Opsi Hentikan Kompetisi Liga 1 2023-2024 Sementara Waktu
-
Daftar Tim Peserta Piala Dunia U-17 2023 Lengkap: Indonesia Satu-satunya Wakil ASEAN
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan