Suara.com - Aksi koreografi ciamik yang disajikan oleh salah satu kelompok suporter yang mendukung klub PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS), sukses mencuri perhatian dari media asing.
Koreografi yang ditampilkan Brigata Curva Sud itu tersaji saat PSS menghadapi Persis Solo pada pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada 7 Juni 2023.
Ketika itu, tribun selatan Stadion Maguwoharjo menampilkan koreografi bercorak wajah Elang Jawa. Sebagai informasi, Elang Jawa merupakan simbol sekaligus julukan yang melekat pada klub PSS.
Dalam video yang diunggah media asing asal Belanda 433 di Instagram, BCS tampak menyanyikan salah satu chant mereka yang berjudul ‘Sampai Mati Takkan Menyerah’ sembari mengacung-acungkan kertas koreografi.
Selain itu, ada pula sebuah tulisan berbunyi “Sound On! This is impresif” atau yang berarti, “Nyalakan Suaranya! Ini sangat luar biasa” yang tersemat dalam video tersebut.
433 juga tertarik untuk mengulas asal usul BCS. Pasalnya, dalam kolom caption video yang mereka unggah ulang dari akun @sleman.football_fans, mereka menulis “Tebak dari negara mana?”.
Tentu saja, unggahan ini mendapat respons luar biasa dari netizen. Sebab, warganet asal Indonesia berbondong-bondong mengomentari dan menyukai video yang diunggah ulang oleh 433 tersebut.
Tak hanya itu saja, para pesepak bola Indonesia juga ikut meramaikannya. Beberapa di antaranya bahkan berstatus sebagai mantan pemain PSS Sleman yang kini telah berkarier bersama klub lain.
Dari pantauan Bolatimes.com, ada Try Hamdani Goentara yang mengomentari “Fans yang memiliki fans”. Selain itu, beberapa pemain asing eks PSS Sleman juga melakukan hal serupa.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: PSS Sleman Berbagi Poin dengan PSM Makassar di Maguwoharjo
Beberapa di antaranya yakni Aaron Evans yang kini telah kembali berkarier di Australia hingga Ze Valente, gelandang serang asal Portugal yang saat ini memperkuat Persebaya Surabaya.
[Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa