Suara.com - Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan tengah meningkatkan strategi teknis tim guna menghadapi wakil Filipina, Stallion Laguna FC, pada laga tandang Piala AFC 2023/2024 karena tim lawan terbiasa menggunakan lapangan dengan rumput sintetis.
"Kami dari Bali United sudah mencari informasi mengenai mereka (Stallion Laguna FC) salah satunya mereka bermain di lapangan yang sintetis," kata Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra di Gianyar, Bali, Kamis (7/9/2023).
Klub dengan julukan Serdadu Tridatu itu berupaya beradaptasi dengan kondisi lapangan dengan rumput buatan itu di Stadion Binan karena selama ini Bali United bermain di lapangan dengan rumput yang asli.
Sehingga dua kondisi itu menjadi perbedaan dan tantangan tersendiri pada laga perdana Serdadu Tridatu menghadapi tim tuan rumah di Filipina.
Pelatih asal Brazil itu bersama staf kepelatihan mulai mencari informasi tambahan mengenai calon lawan perdananya di AFC Cup musim ini di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Kompetisi Piala AFC akan menjadi ajang keempat Bali United dan bagi Stallion Laguna menjadi ajang pertama mereka.
Sesuai jadwal, Bali United menjadi tamu klub Stallion Laguna FC di Stadion Binan yang terletak di Provinsi Laguna, Filipina pada 20 September 2023 pukul 16.00 waktu setempat pada laga perdana fase grup G Piala AFC 2023/2024.
Sementara itu, saat ini Bali United mengintensifkan latihan fisik jelang laga yang berdekatan yakni menghadapi Rans Nusantara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Jumat (15/9).
Mereka berlatih setiap sore di Pemusatan Latihan Bali United di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali.
Baca Juga: Usai Libur, Bali United Matangkan Latihan Fisik dan Taktik Hadapi Rans Nusantara FC
Selain fisik, juga teknik dan latihan taktikal yang disiapkan tim pelatih untuk menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia dan kompetisi kasta kedua di Asia, Piala AFC.
Di kompetisi domestik, Bali United saat ini berada di peringkat ke-8 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan meraih 17 poin dari 11 pertandingan.
Hasil itu diperoleh setelah lima kemenangan, dua hasil imbang dan empat kekalahan yang diterima Elias Dolah dan kawan-kawan.
"Kami harus bisa bermain bagus, juga ketika bermain di laga tandang. Hal ini agar bisa dapat poin lebih banyak saat di Liga 1 dan juga Piala AFC," pungkasnya seperti dimuat ANTARA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya