Suara.com - Timnas Indonesia U-17 menambah kekuatan dengan bergabungnya pemain diaspora, Amar Rayhan Brkic. Amar Brkic saat ini bermain untuk Hoffenheim di Bundesliga U-17 dan telah menjadi bagian penting dari proyeksi Timnas Indonesia U-17 untuk turnamen tersebut.
TSG 1899 Hoffenheim, klub sepak bola yang bermarkas di Hoffenheim, sebuah desa di Sinsheim, Baden-Württemberg, telah berdiri kokoh di Bundesliga selama beberapa dekade. Klub ini telah menjadi rumah bagi sejumlah bintang terkenal, seperti Roberto Firmino, dan pernah diasuh oleh pelatih muda berbakat, Julian Nagelsmann, yang saat ini mengemban tugas sebagai pelatih Timnas Jerman.
Akademi Hoffenheim: Tempat Kelahiran Bintang
Akademi Hoffenheim telah membangun reputasi yang mengesankan di dunia sepak bola Jerman. Banyak pemain terkemuka yang melanglang buana dari akademi ini.
Nama-nama seperti Niklas Sule, Jonas Hofmann, Gregor Kobel, Nadiem Amiri, Christoph Baumgartner, Sead Kolasinac, dan Pascal Gross semuanya adalah produk dari akademi Hoffenheim. Mereka kini membela Timnas Jerman, mengukir prestasi gemilang di level internasional.
Asal-Usul TSG 1899 Hoffenheim
TSG 1899 Hoffenheim, yang didirikan pada tahun 1899, awalnya merupakan Turnverein Hoffenheim, sebuah klub senam. Pada tahun 1921, klub ini bergabung dengan Fußballverein Hoffenheim untuk membentuk TSG Hoffenheim.
Meskipun menghabiskan sebagian besar sejarahnya di liga-liga amatir, namun pada awal tahun 2000-an, klub ini mulai menanjak ke level yang lebih tinggi.
Sponsor Berkualitas: Dietmar Hopp dan SAP
Baca Juga: Sempet Absen Lawan Turkmenistan, Ini Kata Shayne Pattynama Jelang Bentrok dengan Brunei Darussalam
Pada tahun 2000, Dietmar Hopp, seorang miliarder dan pendiri perusahaan perangkat lunak SAP, memberikan dukungan finansial yang signifikan kepada klub.
Investasi groß tersebut membantu Hoffenheim mencapai sorotan, dan pada tahun 2008, mereka berhasil promosi ke Bundesliga.
Prestasi dan Kepopuleran
Hoffenheim telah membuktikan diri sebagai kekuatan yang terus berkembang di Bundesliga. Mereka finis di posisi kelima pada tahun 2010 dan 2011, menunjukkan performa konsisten di liga tertinggi Jerman.
Selain itu, Hoffenheim juga meraih babak perempat final Liga Europa UEFA pada tahun 2010, mengejutkan banyak penonton sepak bola dengan kualitas permainan mereka.
Daftar Prestasi TSG 1899 Hoffenheim:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik