Suara.com - Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menilai Septian David Maulana dan kawan-kawan belum konsisten saat bermain di kandang maupun tandang BRI Liga 1 2023/2024
"PSIS tampak berbeda saat bermain di kandang dan tandang," kata Agius dalam siaran pers di Semarang, Rabu (11/10/2023).
Menurut dia, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini ingin bertahan di posisi atas klasemen Liga 1.
Selain itu, ia menyebut tentang adanya jarang yang besar antara hasil saat laga kandang dan tandang.
"Kami harus berbenah. Bagaimana bermain lebih kuat di kandang dan lebih kuat dalam improvisasi saat bermain tandang," katanya seperti dimuat ANTARA.
Jeda kompetisi FIFA Matchday. Kata dia, akan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan.
PSIS Semarang saat ini berada di peringkat 5 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2023/2024 dengan 24 poin.
PSIS gagal bertahan di peringkat tiga besar klasemen sementara setelah kalah dari RANS Nusantara FC di pertandingan terakhir
Hingga pekan 15 Liga 1 Indonesia 2023/2024, PSIS masih belum terkalahkan di kandang.
Baca Juga: Diberi Libur Tiga Hari, Pemain Madura United Diyakini Lebih Bersemangat Saat Kembali
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas