Suara.com - Berikut profil Raphael Maitimo, mantan pemain Timnas Indonesia yang membantu Kanada U-17 untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023.
Nama Raphael Maitimo lkembali jadi perbincangan setelah muncul ke publik dengan seragam staf Timnas Kanada U-17.
Sosok yang merupakan pemain naturalisasi itu tampak memberikan kontribusi berharga selama Timnas Kanada menjalani persiapan di Training Center Bali United di Pantai Purnama, Gianyar, Bali, Kamis (2/11/2023).
Pengumuman kolaborasi ini dibagikan oleh Maitimo melalui akun media sosial Instagram pribadinya pada Jumat (3/10/2023), yang menunjukkan dirinya tengah aktif dalam persiapan Timnas Kanada.
Dalam konteks Timnas Kanada U-17, Raphael Maitimo kabarnya menjabat sebagai koordinator tim. Tugasnya akan mencakup seluruh fase Piala Dunia U-17 2023, termasuk fase grup dan fase gugur, jika Kanada berhasil melaju ke fase tersebut.
Timnas Kanada U-17 tergabung dalam Grup B dalam Piala Dunia U-17 2023. Mereka akan bersaing dengan tim-tim kuat seperti Spanyol, Mali, dan Uzbekistan.
Berikut profil Raphael Maitimo
Raphael Maitimo lahir di Rotterdam, Belanda, pada tanggal 17 Maret 1984. Ia adalah seorang pemain sepak bola keturunan dengan akar keluarga dari Minangkabau dan Maluku di Indonesia.
Maitimo sendiri memiliki darah Indonesia dari leluhurnya yang berasal dari Minangkabau dan Maluku. Hal inilah yang membuat dirinya kemudian dinaturalisasi.
Maitimo memulai karier sepak bola profesionalnya di Belanda, di mana ia menunjukkan bakatnya saat muda dan bergabung dengan akademi Feyenoord Rotterdam.
Selama di akademi Feyenoord, Maitimo bermain bersama dengan pemain-pemain seperti Robin van Persie yang merupakan legenda Timnas Belanda yang pernah bermain untuk Arsenal dan Manchester United.
Maitimo juga pernah membela Timnas Belanda pada tingkat kelompok umur. Ia bermain bersama dengan pemain kenamaan seperti Arjen Robben dan Wesley Sneijder.
Sayangnya, karier Maitimo tak secemerlang rekan-rekannya itu. Pada 2005, Maitimo bergabung tim kasta kedua, FC Dordrecht.
Setelahnya Maitimo sempat berkarier di China sebelum akhirnya berlabuh ke Indonesia.
Maitimo memulai karier sepak bola profesionalnya di Indonesia dengan bergabung dengan klub Liga Primer Indonesia, Bali Devata, pada tahun 2011.
Namun, kariernya di Indonesia terhenti sementara karena penghentian sementara kompetisi liga, yang membuatnya kembali ke Belanda dengan membela VV Capelle.
Setelah sepak bola Indonesia mengalami pembenahan, Maitimo kembali ke Tanah Air dan membela klub-klub Indonesia seperti Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Arema Cronus, Persib Bandung, Madura United, Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, Persita Tangerang, dan Barito Putera hingga tahun 2022.
Raphael Maitimo menjalani proses naturalisasi untuk menjadi pemain Timnas Indonesia setelah diundang oleh PSSI pada tahun 2010. Namun, debutnya untuk Timnas Indonesia baru terjadi pada 2012.
Selama bermain untuk Timnas Indonesia, Maitimo tampil dalam 21 pertandingan dan berhasil mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Bakal Tempuh Perjalanan Panjang Lintas Asia, Media Korea Prihatin Lihat Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Mantan Pemain Timnas Indonesia Bantu Kanada di Piala Dunia U-17 2023, Intip Tugasnya
-
Piala Dunia U-17 2023: Chelsea Sumbang Pemain Terbanyak untuk Timnas Inggris
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Irak Tanpa Marselino dan Ivar Jenner, Shin Tae-yong Fokus Bertahan?
-
Timnas Indonesia Rilis Skuad Terbaru untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Vietnam Soroti Bintang Abroad
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah