Suara.com - Pelatih Ekuador U-17 Diego Martinez mengaku kagum dengan indahnya Kota Surabaya. Padahal, ia belum sempat jalan-jalan dan baru melihatnya dari balik jendela bus.
Ekuador saat ini berada di Surabaya untuk tampil di Piala Dunia U-17 2023. Tim Ekuador berada di Grup A bersama Panama, Maroko, dan Timnas Indonesia U-17.
"Ini sangat indah. Saya sangat suka stadionnya, sangat indah, luar biasa. Kami belum melihat banyak dari Surabaya karena kami berada di hotel," kata Diego Martinez dilansir dari Ole, Selasa (7/11/2023).
"Tetapi ketika kami datang ke sini dengan bus, kami melihat bahwa itu adalah negara yang sangat indah. Kami sangat senang berada di sini," sambungnya.
Ekuador dijadwalkan melawan Timnas Indonesia U-17 pada laga perdana Grup A. Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Martinez ogah menganggap remeh Timnas Indonesia U-17. Ini karena tim asuhan Bima Sakti akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri yang bisa mendongkrak motivasi pemain.
"Itu (Indonesia) adalah tim yang sangat bagus. Kami telah melihat mereka bermain dan saya pikir mereka sangat bagus," terang Martinez.
"Mereka memiliki keterampilan yang luar biasa dengan bola, mereka cepat, dan sebagai tim mereka tahu persis apa yang harus dilakukan, jadi ini akan menjadi pertandingan pertama yang sulit dan menantang," pungkasnya.
Sementara itu Timnas Indonesia U-17 juga telah mempersiapkan diri dengan matang. Bahkan, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan sampai menggelar training camp (TC) di Jerman.
Baca Juga: Duel Irak vs Timnas Indonesia Dipimpin Wasit Asal UEA, Ini Sosoknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis