Suara.com - Ketum PSSI, Erick Thohir sedang mengupayakan empat pemain naturalisasi bisa membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023. Mereka adalah Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan yang terkini Ragnar Oratmangoen.
Erick Thohir menegaskan pihaknya berupaya untuk menyelesaikan naturalisasi empat pemain keturunan tersebut sebelum pendaftaran Piala Asia 2023 pada 10 Desember mendatang.
"Deadline pendaftaran kan 10 Desember, jadi, Jay Idzes, Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe A On [diusahakan]," kata Erick Thohir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), pada Kamis (16/11/2023).
"Itu kalau bisa ya bisa register segera mungkin, untuk bisa memperkuat kejuaraan Asia senior maupun U-23 di Kejuaran Asia di Qatar," tambahnya.
Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar. Setelah China mundur sebagai host, ajang tersebut dijadwalkan bergulir pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Khusus Justin Hubner, proses naturalisasi sang pemain hampir rampung. PSSI mendorong agar Keputusan Presiden (Kepress) bisa keluar pekan ini sehingga sang pemain tinggal menjalani sumpah WNI.
"Proses [naturalisasi] Justin Hubner sedang didorong ke Pak Presiden, kalau bisa Pak Presiden mengeluarkan surat dalam satu minggu ini," jelas Erick Thohir.
"Lalu untuk Nathan sama Jay sudah ada di Kemenkumham, kita lagi tunggu prosesnya. Mudah-mudahan target 10 Desember kita bisa kejar gitu. Ragnar Oratmangoen juga kita coba dorong."
Kehadiran empat pemain keturunan itu bakal membuat jumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia kian variatif. Saat ini, setidaknya tujuh pemain keturunan telah menjadi langganan tim asuhan Shin Tae-yong.
Ragnar Oratmangoen menjadi pemain keturunan terbaru yang masuk daftar naturalisasi untuk Timnas Indonesia. Ia baru saja diperkenalkan Erick Thohir beberapa hari lalu.
Mereka adalah Elkan Baggott, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Marc Klok dan Rafael Struick. Di luar itu ada juga Stefano Lilipaly, Ezra Wallian hingga Ilija Spasojevic yang sempat beberapa kali dipanggil ke Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia tergabung di Grup D pada Piala Asia 2023. Mereka satu grup dengan tim-tim kuat yakni Jepang, Irak dan Vietnam.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Masih Latihan Meski Diambang Tersingkir dari Piala Dunia U-17 2023, Apa Alasannya?
-
Sama-sama Kalah di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pelatih Thailand Punya Alasan Berbeda dari Shin Tae-yong
-
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia, Sebut Irak Menang Terlalu Mudah
-
2 Penyebab Utama Timnas Indonesia Dibantai Irak 1-5 Menurut Shin Tae-yong
-
Mengintip Peluang Timnas Indonesia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia U-17 2023, Berat tapi Masih Mungkin
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard