Suara.com - Setelah meraih dua kemenangan gemilang dalam pertandingan Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Malaysia berhasil menciptakan kejutan yang luar biasa.
Kemenangan pertama dicapai dalam pertarungan sengit dengan Kirgistan, di mana Harimau Malaya menang 4-3 di Bukit Jalil National Stadium, Kuala Lumpur, pada Kamis (16/11/2023).
Kemenangan kedua datang dari pertandingan tandang melawan Taiwan, di mana Malaysia berhasil mengalahkan lawannya dengan skor tipis 1-0 di Taipei Municipal Stadium, Taipei, pada Selasa (21/11/2023), meraih tiga poin berharga.
Dengan meraih dua kemenangan gemilang tersebut, Malaysia berhasil mengumpulkan sejumlah poin berarti dalam peringkat ranking FIFA.
Determinasi Ranking FIFA Malaysia
Saat ini, Malaysia menempati peringkat ke-137 dalam ranking FIFA dengan akumulasi 1096,72 poin.
Kemenangan atas Kirgistan menyumbangkan tambahan sebanyak 15,49 poin pada peringkat tersebut.
Setelah itu, tim yang dipimpin oleh Kim Pan-gon meraih tambahan 10,66 poin berkat kemenangan atas Taiwan.
Secara keseluruhan, Malaysia berhasil mengumpulkan 26,15 poin dari kedua pertandingan tersebut.
Dengan penambahan poin tersebut, Malaysia berpotensi mengakhiri tahun 2023 berada di peringkat ke-120 dalam ranking FIFA.
Sebagai catatan, pada tahun 1993, Malaysia pernah mencapai peringkat tertinggi mereka yaitu ke-75 dalam ranking FIFA.
Sementara itu, peringkat ke-120 dalam ranking FIFA terakhir kali dicapai oleh Malaysia pada tahun 2004. Hal ini menandakan bahwa Malaysia harus menunggu selama 19 tahun sebelum kembali menduduki posisi tersebut.
Menurut laporan dari Berita Harian, awalnya Malaysia hanya menargetkan untuk mengumpulkan 12 poin dari pertandingan Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, dengan pencapaian yang luar biasa melalui dua kemenangan,
Malaysia berhasil menggandakan target tersebut dan meraih 26,15 poin, memberikan dorongan positif bagi peringkat ranking FIFA mereka.
Malaysia telah mencapai setengah perjalanan misi kualifikasi dengan meraih enam poin.
Meskipun sudah memiliki enam poin, mereka masih punya peluang untuk mengumpulkan lebih banyak poin dalam empat pertandingan tersisa yang dimulai Maret 2024.
Dengan demikian, peluang Malaysia untuk lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tetap terbuka lebar.
Jika berhasil, Malaysia akan otomatis lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Mereka semakin percaya diri menyongsong Piala Asia 2023 di Qatar, tergabung dalam Grup E bersama Korea Selatan, Bahrain, dan Yordania.
Dengan waktu persiapan dua bulan, Malaysia fokus mempersiapkan tim terbaiknya.
Timnas Indonesia Tidak Mengikuti Jejak Malaysia
Dua kemenangan atas Kirgistan dan Taiwan telah memberikan dorongan mental kepada para pemain Malaysia.
Namun, kesuksesan ini tidak diikuti oleh timnas Indonesia yang, di bawah asuhan Shin Tae-yong, gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak 1-5 dari Irak di Basra International Stadium, Basra, pada Kamis (16/11/2023).
Selanjutnya, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Filipina di Rizal Memorial Stadium, Manila, pada Selasa (21/11/2023).
Meskipun mendapatkan tambahan 0.56 poin menurut Footy Rankings, perubahan tersebut belum cukup untuk mengubah posisi timnas Indonesia dalam ranking FIFA.
Saat ini, mereka masih menempati peringkat ke-145 dengan jumlah poin 1064.01. Hal ini menciptakan selisih 25 peringkat dengan timnas Malaysia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
MasyaAllah, Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Bola di Kupang
-
Si Anak Hilang Comeback, 5 Pemain Lokal Berpotensi Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah