Suara.com - Nama Tristan Gooijer tengah jadi sorotan setelah mengaku dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi membela Timnas Indonesia. Alih-alih menerima, ia ternyata masih pikir-pikir terlebih duhulu karena ragu.
Hal tersebut disampaik Tristan Gooijer dalam wawancara bersama Yussa Nugraha. Ia mengaku ragu untuk mengambil keputusan karena harus didiskusikan dengan keluarganya.
"Aku pernah bicara sama mereka (PSSI) dan kita ngobrol dengan baik, tapi aku belum mendalami situasinya," ujar Tristan Gooijer seperti dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha.
Tristan Gooijer mengaku perlu mempelajari silsilah keluarga yang cukup sensitif. Sebab, ia merasa situasinya berbeda dengan pemain keturunan lain.
"Aku belum mendalami situasianya bro karena situasiku beda tentunya dari pemain yang lain, situasi lebih berbeda dan sedikit sulit untuk menjelaskannya," kata dia.
"Aku belum tau tentang situasi Maluku dan Indonesia, kalau misal aku mengambil keputusan yang membuat keluargaku tidak setuju, aku tidak mau hal itu terjadi," sambungnya.
Sebagai informasi, Tristan Gooijer lahir di Blaricum, Belanda, 2 September 2004 silam. Ia memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Maluku.
Saat ini, Tristan Gooijer tercatat sebagai pemain klub Eredivisie, Ajax Amsterdam. Namun, ia belum mencatatkan debutnya bersama tim senior Ajax.
Malahan, pemain berusia 19 tahun tersebut lebih banyak membela Jong Ajax yang bermain di Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda.
Merujuk Transfermarkt, Tristan Gooijer memiliki pengalaman membela Timnas Belanda kelompok umur. Total ia mencatatkan 6 caps bersama Belanda U-18, dan tiga penampilan dengan U-16.
Berita Terkait
-
Bima Sakti Klarifikasi Tuduhan Ada Pemain Titipan di Timnas Indonesia U-17, Benarkah Ada?
-
Publik Vietnam Jagokan Park Hang-seo Gantikan Shin Tae-yong Tahun Depan Latih Timnas Indonesia Dibanding Thailand
-
Tidak Anti, Bima Sakti Kasih Syarat Pemain Keturunan Bisa Main di Timnas Indonesia, Bukan Sekadar Jago Main Bola
-
2 Komentar Bambang Pamungkas Soal Timnas Indonesia: Dukung STY dan Naturalisasi
-
Ranking FIFA Negara ASEAN Terbaru: Timnas Indonesia Turun Peringkat, Malaysia Melesat
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?