Suara.com - Konser Coldplay di Malaysia pada 22 November lalu nyatanya bisa mengancam kondisi fisik para pemain Johor Darul Ta'zim (JDT), termasuk bek Timnas Indonesia Jordi Amat.
Bagaimana tidak, Stadion Nasional di Bukit Jalil kini dalam kondisi buruk dengan permukaan lapangan tak rata pasca menggelar konser band asal Inggris tersebut.
Padahal, lapangan tersebut bakal digunakan untuk menggelar laga final Piala Malaysia 2023 antara JDT menghadapi Trengganu hari ini, Jumat (8/12/2023) pukul 20.00 WIB.
Pemilik Johor Darul Ta'zim (JDT) Tunku Ismail Sultan Ibrahim mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi lapangan. Dia menyebut buruknya kondisi lapangan bakal membuat para pemain terancam cedera.
Apalagi, JDT merupakan tim yang menyumbang banyak pemain untuk Timnas Malaysia yang bakal tampil di Piala Asia 2023 awal tahun depan.
“Kami bisa bermain. Tapi, kualitas permainannya akan rendah,” kata Tunku Ismail dikutip dari NST, Jumat (8/12/2023).
"Yang mengkhawatirkan adalah pemain-pemain kunci nasional seperti La'Vere Corbin Ong, Arif Aiman Hanapi, Matthew Davies, Endrick Dos Santos, Shahrul Saad dan Afiq Fazail bisa mengalami cedera."
Selain para pemain Timnas Malaysia, para penggawa lain termasuk bek naturalisasi Timnas Indonesia Jordi Amat juga bisa terancam cedera.
Padahal, Jordi adalah pilar penting di lini belakang Garuda asuhan Shin Tae-yong yang di Piala Asia 2023 sudah ditunggu tim kuat di Grup D yakni Jepang, Irak dan Vietnam.
Baca Juga: Heboh, Stefano Lilipaly dan Nadeo Argawinata Kabarnya Tak Dipanggil Shin Tae-yong di Piala Asia 2023
"Permukaan lapangan yang tidak rata dapat mengakibatkan cedera pada pergelangan kaki, paha, lutut, dan pangkal paha," kata Tunku Ismail.
Putra Mahkota Johor dilaporkan telah mensponsori rumput zeon zoysia, yang diperkirakan bernilai 1,4 juta ringgit malaysia (sekitar Rp4,6 miliar) untuk Stadion Nasional Bukit Jalil.
Melihat kondisi lapangan yang buruk, Malaysian Stadium Corporation (MSC) selaku pengelola Stadion Nasional Bukit Jalil pun meminta maaf karena tak mampu mengembalikan kondisi rumput setelah konser Coldplay 22 November lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Waspada Timnas Indonesia, Jepang Uji Coba Lawan Thailand Jelang Piala Asia 2023
-
2 Pemain Naturalisasi Baru Irak Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Intip Statistiknya
-
Kakeknya Ilmuwan, Apa Pekerjaan Ayah Justin Hubner? Ternyata Berbeda Jauh
-
Jika Gabung Klub Turki, Shayne Pattynama akan Susul Ronaldo Kwateh
-
Pantas Berani Nikahi Adiba Khanza, Gaji Egy Maulana Vikri Tembus Rp 4 Miliar, Digaji 10,9 Juta Per Hari
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?