Suara.com - Pelatih unggulan Persita Tangerang, Divaldo Alves, telah menyusun rencana taktisnya untuk menghadapi Persikabo 1973 pada pekan ke-22 BRI Liga 1 Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, yang akan digelar pada hari Minggu.
Menurutnya setiap lawan memiliki keunikannya sendiri.
Sehingga Persita perlu memiliki berbagai metode menyerang dan bertahan.
Dalam setiap pertandingan, Persita siap beradaptasi dan merubah strategi.
"Kalau saya observasi setiap lawan, semua lawan pasti berbeda. Berarti kami akan punya beberapa metode menyerang dan bertahan. Setiap pertandingan berbeda. Tentu kami akan berubah untuk pertandingan besok," ungkap Divaldo melalui keterangan tertulis pada laman resmi klub, Sabtu.
Pelatih berkebangsaan Portugal ini memberi motivasi kepada timnya, meminta para pemainnya untuk memandang sisa pertandingan musim ini sebagai laga final yang harus dimenangkan.
Divaldo menegaskan bahwa kemenangan harus diraih dengan usaha maksimal, meskipun Persikabo 1973 tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain kunci.
"Karena gaya permainan Persikabo berbeda, semua bola akan melalui Pedrinho juga ada Manahati Lestusen. Tapi dia besok tak akan bermain karena sedang akumulasi. Lalu besok pasti mereka juga akan lebih banyak permainan di zona tengah atau melebar," jelas Divaldo.
Divaldo berharap mendapatkan dukungan penuh dari suporter Persita Tangerang pada pertandingan mendatang.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs Persik Kediri: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
Dalam pertandingan selanjutnya, Persita Tangerang akan dihadapkan pada tuntutan meraih poin penuh guna menjauhi zona degradasi.
Dengan selisih lima poin dari zona merah, Laskar Pendekar Cisadane saat ini berada di peringkat 15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 23 poin dari 21 pertandingan.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1: Berat Banget Manahati Lestusen Tak Bisa Bela Persikabo, Aji Santoso Nggak Muluk-muluk Hadapi Persita
-
BRI Liga 1: Balas Dendam Lawan Persib, Marcelo Rospide Sadar Persik Kediri Bakal Kesulitan
-
BRI Liga 1: Dedi Kusnandar dan Rachmat Irianto Absen di Laga Persib vs Persik, Bojan Hodak: Ezra Walian Bisa di Tengah
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan