Suara.com - Mengupas lebih jauh latar belakang dan rekam jejak Maarten Paes, penjaga gawang berkebangsaan Belanda yang bakal dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Program naturalisasi Timnas Indonesia kembali dilanjutkan dengan kabar bakal dinaturalisasinya kiper milik klub Major League Soccer (MLS) FC Dallas, yakni Maarten Paes.
Kabar ini sejatinya sudah tersiar sejak jauh-jauh hari. Tapi kepastian kiper berusia 25 tahun itu bakal dinaturalisasi mulai direalisasikan baru-baru ini.
Terlebih setelah Maarten Paes datang jauh-jauh dari Amerika Serikat ke Indonesia dan bertemu dengan Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir.
Dalam pertemuan itu, Erick Thohir memperkenalkannya ke publik dan mengonfirmasi Maarten Paes akan dinaturalisasi dalam waktu dekat.
Jika proses naturalisasinya berjalan lancar, ada kemungkinan Maarten Paes akan membela Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2024 mendatang.
Dengan dekatnya proses naturalisasi Maarten Paes, menarik untuk mengupas rekam jejaknya selama ini. Berikut biodata dan prestasi calon kiper Timnas Indonesia tersebut.
Biodata Maarten Paes
Nama Lengkap: Maarten Paes
Nama Panggilan: Paes
Tempat Tanggal Lahir: Nijmegen, 14 Mei 1998 (25 Tahun)
Posisi: Penjaga Gawang/Kiper
Klub: FC Dallas
Maarten Paes merupakan kiper asal Belanda yang kini bermain di kasta teratas Liga Amerika Serikat atau MLS bersama FC Dallas.
Darah Indonesia di tubuh Maarten Paes sendiri mengalir dari neneknya. Diketahui, neneknya sendiri lahir di Tanah Air saat masih bernama Hindia Belanda.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah
-
Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia
-
Kiper Vietnam Keturunan Slovakia Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya