Suara.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau Teco ikut memberikan saran terkait kurang tajamnya lini serang timnas Indonesia.
Timnas Indonesia memang mencetak sejarah di Piala Asia 2023 usai skuad Garuda lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam ajang ini.
Akan tetapi, lini serang timnas Indonesia dianggap masih kurang tajam. Padahal Shin Tae-yong membawa lima penyerang di Piala Asia 2023.
Sayangnya tidak satu pun striker yang bisa mencetak gol. Tiga nama yang membukukan namanya di papan skor selama ajang Piala Asia 2023 adalah Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, dan Sandy Walsh.
Ketajaman striker ini juga disorot oleh Ketum PSSI, Erick Thohir. Ia mengatakan skuad Garuda kekurangan goal getter.
"Berkaca dari Piala Asia kemarin, kita kekurangan goal getter. Lihat bagaimana Australia kemarin. Jarang menyerang, tapi selalu efektif mencetak gol. Harus seperti itu. Tugas STY untuk segera benahi sektor itu agar target tercapai," jelas Erick dikutip dari laman resmi PSSI.
Nah, soal masalah ini Teco ikut angkat bicara. Pelatih Bali United ini mengatakan solusi agar timnas Indonesia punya striker tajam.
"Menurut saya seharusnya teknik finishing dalam mencetak gol sudah dilatih sejak usia muda. Ketika datang bermain ke tim senior seperti klub profesional atau Timnas Indonesia, akan lebih siap dan lebih matang untuk posisi ini (striker),” ujar Teco dinukil dari laman resmi Bali United.
Berkaca dari pernyataan Teco, bukan hanya Shin Tae-yong yang harus membenahi permasalahan soal striker. Tapi juga federasi pun bisa ikut andil untuk membentuk kompetisi sejak usia muda.
Baca Juga: Usai Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, Shayne Pattynama Belum Dapat Klub
Berita Terkait
-
Pulang dari Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas Bawa Modal Berharga untuk Persija
-
Berkat Pelajaran di Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Iran Lolos ke Perempat Final Piala Asia 2023
-
2 Fakta Kondisi Ramadhan Sananta, Tidak Main di Timnas Indonesia Sampai Pelatih Persis Solo Buka Suara
-
2 Komentar Menarik Shin Tae-yong ke Media Korea Selatan Soal Kontraknya di Timnas Indonesia
-
Perbandingan Harga Pasar Jairo Riedewald vs Thom Haye, Gelandang Premier League Kalah
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan