Suara.com - Thales Lira meminta rekan-rekannya di PSS Sleman untuk mewaspadai penyerang asing Persikabo 1973 dalam laga pekan ke-24 BRI Liga 1 yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/2/2024).
Dikutip ANTARA dari laman resmi klub, Sabtu (3/2/2024), Bek asal Brasil itu menjelaskan lini pertahanan PSS Sleman perlu menghalau umpan-umpan yang mengarah ke lini serang Persikabo 1973.
"Kami harus mewaspadai penyerang asing mereka. PSS harus berhati-hati dengan bola-bola umpan kepada dirinya. Kami harus mampu menjaganya dengan ketat sehingga dia tidak memiliki dan membuat kesempatan mencetak gol," ungkap Thales.
Pemain bernomor punggung lima itu menambahkan, meskipun Persikabo 1973 kini berada di papan bawah klasemen sementara Liga 1 Indonesia, Laskar Pajajaran tetap merupakan tim yang berbahaya.
Thales menjelaskan skuad PSS Sleman telah mempersiapkan diri dengan para pemain telah menjalani program latihan yang sudah diberikan oleh tim pelatih.
"Mereka adalah tim yang akan banyak memberikan perlawanan kepada kami. Bermain di laga kandang menjadi keuntungan tersendiri," jelas Thales.
"Kami harus mendominasi permainan, mencetak gol serta memanfaatkan setiap peluang untuk meraih kemenangan," sambungnya.
"Kami hari ini sudah menjalani latihan yang telah diprogramkan tim pelatih dengan mengkomposisi ulang cara bermain. Kemudian, kami menekankan pada transisi yang lebih cepat secara efektif."
Baca Juga: Rizky Ridho Sudah Gabung Skuad Persija usai Dapat Libur Tambahan dari Thomas Doll
"Harapannya, latihan hari ini mampu meningkatkan permainan untuk pertandingan berikutnya. Kami akan terus berlatih untuk pertandingan tersebut dan keluar dengan kemenangan," katanya.
Kemenangan tentu menjadi target utama dari PSS Sleman ketika berjumpa Persikabo 1973 agar bisa menjauhi zona degradasi setelah kini menempati ke-14 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 26 poin dari 23 pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan