Suara.com - Pelatih Indra Sjafri resmi membubarkan pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-20 yang telah dimulai sejak 30 Desember lalu.
Dalam kesempatan itu, eks juru taktik Bali United tersebut membagikan 20 bola kepada masing-masing pemain Garuda Nusantara.
Bukan tanpa alasan Indra Sjafri memberikan begitu banyak "kulit bundar" untuk para pemainnya. Terdapat makna yang begitu mendalam dibalik keputusan itu.
Baca juga: Karma! Tolak Timnas Indonesia, Andri Syahputra Kini 'Dibuang' Qatar
Indra menjelaskan bahwa bola tersebut merupakan titipan dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk diberikan kepada pelatih masing-masing pemain ketika masih di Sekolah Sepak Bola (SSB).
Menurut Indra, pelatih SSB sangat berjasa dalam perjalanan karier seorang pesepak bola. Perannya krusial meski namanya kerap terlupakan saat mantan anak asuhnya sukses di masa mendatang.
"Hari ini adalah hari terakhir mereka (pemain Timnas Indonesia U-20) latihan. Besok mereka kembali ke klub masing-masing," kata Indra Sjafri saat ditemui usai memimpin latihan di Lapangan A Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2024).
"Pertama tentu saya mengucap terima kasih kepada semua pelatih klub yang sudah memberikan izin pemain bergabung mengikuti TC. Dalam kesempatan ini ketua umum PSSI menyampaikan apresiasi."
"Kami memberikan sertifikat apresiasi kepada para pelatih SSB mereka dan kami memberikan 20 bola masing-masing pemain untuk SSB asalnya. Saya minta semua pemain datangi pelatih pertama kalian dan cium tangannya dia," jelasnya.
Baca Juga: Setelah Hadapi Suwon FC, Timnas Indonesia U-20 Alami Peningkatan
Indra menjelaskan pemusatan latihan akan dimulai lagi pada Maret 2024. Tentu akan ada perubahan komposisi pemain.
Mereka yang dianggap memenuhi kriteria akan kembali mengikuti TC di Maret 2024. Tidak hanya itu, juru taktik asal Sumatera Barat itu berencana memanggil pemain diaspora.
Baca juga: Bukan Dijegal FIFA, Kasus Maarten Paes Pernah Timpa Borna Sosa di Timnas Jerman
"Kami sudah merancang dengan dua kali uji coba. Pemain-pemain kita panggil adalah pemain pemain yang kami anggap terbaik dari TC tahap satu dan tahap dua," terang Indra Sjafri.
"Nanti kami akan memanggil pemain pemain yang punya paspor Indonesia yang bermain di luar negeri baik itu keturunan, baik itu anak anak Indonesia yang bermain di luar," pungkasnya.
Timnas Indonesia U-20 pada tahun ini akan mengikuti sejumlah turnamen seperti Piala AFF U-19 2024, Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Kemudian target utama adalah lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Berita Terkait
-
Profil Andri Syahputra, Pemain Bernilai Rp3,48 Miliar yang Dibuang Qatar Usai Tolak Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Pamit! Kini Melanglang Buana ke Belanda
-
Naturalisasi Maarten Paes Lanjut Meski Terganjal Aturan FIFA, Apa Alasan PSSI?
-
Proses Naturalisasi Bermasalah, Maarten Paes Terancam Gagal Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi