Suara.com - Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Marc Klok turut menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres dan Pemilu 2024. Pasca nyoblos, dia kedapatan terlibat 'adu jotos'.
Hal itu diketahui dalam unggahan Instagram Stories terbarunya. Pemain Persib Bandung itu menunjukkan jari kelingking berwarna ungu tanda telah menggunakan hak pilihnya.
Dilansir dari laman resmi Persib, Klok diketahui memiliki kartu tanda penduduk (KTP) beralamat di Bali. Namun, sang pemain sempat mengininkan untuk bisa mencoblos di Bandung.
Menariknya, pasca mencoblos pada Pemilu 2024, Marc Klok terlihat berlatih tinju. Dalam unggahan Instagram Stories miliknya, Klok terlihat 'adu jotos' bersama instrukstur di salah satu sasana.
Klok sebelumnya telah menyampaikan harapannya untuk pemimpin yang nantinya terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2024-2029.
Gelandang yang identik dengan nomor punggung 23 itu berharap pemimpin yang terpilih bisa memajukan Timnas Indonesia, terutama di bidang sepak bola.
“Bagi saya yang terpenting adalah Indonesia saat ini sedang dalam proses meningkat dan semuanya semakin membaik," kata Marc Klok dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Rabu (14/2/2024).
"Dari ekonomi, lalu sepakbola juga menjadi lebih bagus,” tambahnya.
Baca Juga: Bela Elkan Baggott, Pelatih Bristol Sebut Pergantian Cepat Murni Alasan Taktik
Selain Klok, terdapat dua pemain naturalisasi Persib Bandung yang juga bisa menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 ini.
Mereka adalah bek Victor Igbonefo dan striker Ezra Walian. Nama pertama menyebut dirinya melakukan pencoblosan di Jakarta.
"Ya, saya memilih. Saya mempunyai KTP Jakarta," kata Igbonefo di laman Persib pada Selasa (13/2/2024).
Khusus untuk Ezra Walian, belum ada informasi terkait di mana sang pemain akan mencoblos pada Pemilu 2024.
Meski demikian, dalam unggahan Instagram Stories terbarunya, Ezra Walian terlihat sudah menggunakan hak suaranya.
"Voted. Hidup Indonesia," tulis Ezra Walian di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon