Suara.com - Superstar Bhayangkara FC, Radja Nainggolan turut bereaksi pada gelandang PSS Sleman, Wahyudi Hamisi yang belakangan dapat sorotan tajam di sepak bola Indonesia. Aksi brutal sang pemain jadi buah bibir.
Radja Nainggolan rupanya pernah merasakan langsung aksi 'bar-bar' dari Wahyudi Hamisi di Liga 1. Mantan pemain Timnas Belgia itu mengaku pernah tiba-tiba ditampar oleh Wahyudi.
Wahyudi sendiri dapat sorotan tajam usai menendang kepala penyerang Persebaya Surabaya, Bruno Moreira pada laga Liga 1 akhir pekan kemarin, saat PSS kalah 1-2.
Aksi tidak terpuji itu pun langsung mendapat kecaman dari berbagai pihak. Setelah di-bully habis oleh suporter di media sosial, Wahyudi sendiri langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka.
Teranyar, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan bertanding tiga kali untuk pemain 26 tahun eks Borneo FC itu, plus denda Rp25 juta.
Kini, Radja Nainggolan dari Bhayangkara FC juga mengisahkan pengalamannya bertandingan lawan Wahyudi.
Radja memang sempat berhadapan dengan Wahyudi sewaktu Bhayangkara FC dibantai PSS 1-4 dalam laga pekan ke-25 Liga 1, 22 Februari lalu.
"Orang ini (Wahyudi) bahkan menampar saya tanpa alasan. Pertama, ia berpura-pura dan kemudian meminta maaf seolah tidak terjadi apa-apa," ungkap Radja lewat akun Instagramnya, @radja_nainggolan_l4.
"Yang lucunya, pemain lain bahkan bilang hati-hati dengan orang itu. Siapa tahu sudah berapa kali ia meminta maaf atas beberapa kejadian seperti ini," papar eks gelandang AS Roma dan Inter Milan tersebut.
Baca Juga: Jamu Persija di Si Jalak Harupat, Bojan Hodak Sayangkan Persib Minus Bobotoh
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan