Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sudah pede bisa kalahkan Timnas Korea Selatan. Namun yang perlu diingat, Korea Selatan tidak semudah itu dikalahkan.
Dalam fase grup, performa Timnas Indonesia U-23 sangat memukau, berhasil mengalahkan dua negara dengan tradisi sepakbola kuat di Asia, Yordania dan Australia.
Kemenangan 1-0 atas Australia dan 4-1 terhadap Yordania membawa Timnas Indonesia U-23 lolos ke perempat final.
Korea Selatan akan menjadi lawan berikutnya bagi Garuda Muda setelah mereka memuncaki grup B dengan poin maksimal dari tiga pertandingan.
Keunggulan Korea Selatan terlihat jelas dari pertahanan mereka yang solid, belum terbobol satupun gol selama Piala Asia U-23.
Meskipun berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Jepang, China, dan Uni Emirat Arab, Korea Selatan berhasil menjaga gawang tetap bersih di ketiga pertandingan tersebut, mencetak total empat gol.
BACA JUGA: Marselino Ferdinan Protes ke Shin Tae-yong Jelang Lawan Korea Selatan
Pertahanan Korea Selatan yang belum terkalahkan ini telah dimulai sejak babak kualifikasi Piala Asia U-23, dengan belum terbobol sejak saat itu.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Protes ke Shin Tae-yong Jelang Lawan Korea Selatan
Dalam kualifikasi, Korea Selatan berhasil mengatasi Kirgizstan dengan skor 1-0 dan Myanmar dengan skor 3-0.
Timnas Indonesia U-23 akan berusaha menembus pertahanan kokoh Korea Selatan di pertandingan perempat final yang akan datang.
Sudah tahu lawannya
Shin Tae-yong, merasa lebih rileks menghadapi pertandingan melawan Korea Selatan U-23 di babak perempat final Piala Asia U-23 2024 yang akan berlangsung pada Kamis (25/4).
Waktu istirahat para pemain Indonesia lebih panjang dibandingkan dengan Korea Selatan, menjelang pertandingan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha.
Setelah mengalahkan Yordania dengan skor 4-1 pada pertandingan terakhir fase grup pada hari Minggu (21/4), Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi pertandingan penting tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin
-
Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor
-
5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma