Suara.com - Timnas Indonesia U-23 dihadapkan dengan lawan berat di perempat final Piala Asia U-23 2024 yakni Timnas Korea Selatan U-23. Berikut head to head kedua tim beserta trivia laga yang akan dimainkan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, Jumat (26/4/2024) dini hari pukul 00:30 WIB tersebut.
Head to head Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan berpihak pada kubu lawan karena dalam tujuh pertemuan, tim muda Taeguk Warriors --julukan Timnas Korea Selatan-- tidak pernah kalah. Oleh karenanya, dalam laga perempat final nanti, tim Garuda Muda bertekad mengubah sejarah.
Seperti dilansir RSSSF, Korsel tercatat tujuh kali bertemu dengan Timnas Indonesia di level U-23.
Pertemuan perdana terjadi pada 24 Maret 1991. Ketika itu, Taegeuk Warriors menang besar atas Garuda dengan skor 5-0 di Masan. Berselang dua hari, kedua tim bersua kembali di Busan, dan lagi-lagi berujung dengan kemenangan Korsel, meski tidak terlalu telak dengan 3-1.
Pertemuan Timnas Indonesia U-23 vs Korsel di ajang resmi terjadi empat tahun kemudian di Kualifikasi Olimpiade 1996.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-23 vs Korsel: Laga Spesial namun Dilematis buat Shin Tae-yong
Ketika itu, kedua tim masuk di Grup 3 bersama Hong Kong. Garuda bisa mengalahkan Hong Kong, tetapi ketika berjumpa dengan Korsel, mereka selalu kalah dengan skor 1-2 di Jakarta dan 1-0 di Seoul.
Perjumpaan kelima terjadi di Kualifikasi Olimpiade 2000 zona Asia yang berlangsung pada Mei 1999. Kali ini, perbedaan sangat mencolok. Korsel mencukur habis Timnas Indonesia U-23 tujuh gol tanpa balas di Seoul.
Berselang 16 tahun kemudian, kedua tim baru bersua sekali lagi. Ini terjadi di Kualifikasi Piala Asia U-23 2016. Skor besar kembali menghiasi laga, namun selisih menipis.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 vs Korsel: Laga Spesial namun Dilematis buat Shin Tae-yong
Korsel mengalahkan Timnas Indonesia U-23 dengan skor 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Garuda kemasukan empat gol dalam 35 menit babak kedua.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di dalam laga uji coba pada 2018. Timnas Indonesia U-23 kalah tipis 1-2 dari Korsel.
Kini, setelah enam tahun berlalu, Garuda Muda akan kembali menantang Korsel.
Berikut trivia Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024:
1. Sepanjang penyisihan grup Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 tercatat menang dua kali dan kalah sekali. Rekor mencetak gol Indonesia adalah lima kali, tapi gawang mereka juga bobol tiga kali. Indonesia lolos ke perempat final sebagai runner-up Grup A.
2. Timnas Korea Selatan U-23 sempurna di Grup B Piala Asia U-23 2024. Dalam tiga pertandingan, Korsel menang tiga kali, memasukkan 4 gol dan selalu clean sheet alias belum pernah kebobolan sama sekali. Ini termasuk ketika mereka mengalahkan tim kuat lain, Jepang 1-0 di laga pemungkas fase grup.
3. Rataan usia skuad Timnas Indonesia U-23 lebih muda dibanding Korea Selatan pada ajang Piala Asia U-23 2024 Qatar ini. Indonesia 20,69 tahun, sementara Korsel 21,47 tahun.
4. Rata-rata pemain Timnas Korea Selatan U-23 bermain di liga lokal, hanya ada dua pemain yang 'abroad'. Sementara Timnas Indonesia U-23 memiliki enam pemain yang berkarier klub di luar negeri.
5. Total market value alias harga pasar skuad Timnas Indonesia U-23 ada di angka 4,48 juta euro versi Transfermarkt, cukup jauh di bawah Korea Selatan yang menyentuh angka 11,28 juta euro.
Berita Terkait
-
Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia
-
Digembleng dengan Intensitas Tinggi di Bali, Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan di Piala AFF 2026
-
Jangan Lewatkan! Catat Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus