Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) membongkar gaji yang diterima oleh Kim Pan-gon selaku juru taktik utama Harimau Malaya.
Kim Pan-gon belum lama ini dianggap mendapatkan gaji di atas normal. FAM kemudian memberikan klarifikasi.
Presiden FAM, Hamidin Mohd Amin menjelaskan bahwa gaji jajaran pelatih timnas Malaysia ada di kisaran 5 sampai 15 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp80-214 juta per bulan.
"Secara umum jika kita pertimbangkan peran masing-masing individu dalam tim, gaji mereka berkisar antara 5, 10, hingga 15 ribu dolar AS," ucap Hamidi dikutip dari NST.
Adapun untuk Kim Pan-gon selaku pelatih utama mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Hal tersebut adalah wajar saja.
BACA JUGA: Sapu Bersih, Timnas Indonesia Bidik 6 Poin di Kandang Lawan Irak dan Filipina
"Untuk pelatih kepla, gajinya lebih tinggi tapi semuanya wajar. Di bawah 20 ribu tapi penghasilannya dolar AS," sambung Presiden FAM.
Dari pengakuan itu, maka Kim Pan-gon menerima sekitar Rp332 per bulannya dari FAM.
Melihat pendapatan itu, gaji Shin Tae-yong jauh lebih tinggi dari kompatriotnya tersebut.
Baca Juga: Nova Arianto Fokus Siapkan Timnas Indonesia U-16, Shin Tae-yong Beri Dukungan Penuh
Sebelumnya mantan Ketum PSSI, Iwan Bule mengatakan bahwa Shin Tae-yong mendapatkan upah sebesar 1 juta dolar AS atau setara Rp1,1 miliar per bulan.
“(Gaji Shin Tae-yong) Rp2 miliar per bulan, itu di luar kendaraan, apartemen, dan sebagainya. Tapi itu kan tim, ada 6 pelatih lainnya. Mungkin dia dapat Rp1,1 (miliar) lah,” jelas Iwan Bule kepada Deddy Corbuzier pada tahun 2022 lalu.
Berita Terkait
-
Sapu Bersih, Timnas Indonesia Bidik 6 Poin di Kandang Lawan Irak dan Filipina
-
Pilih Liburan ke Maldives usai Tak Bela Timnas Indonesia U-23, Elkan Baggott Nginep di Hotel Seharga 15 Juta Semalam
-
Sikap Dingin Elkan Baggott Tanggapi Hujatan Netizen usai Tak Gabung Timnas Indonesia U-23
-
Selain Thom Haye, 3 Pemain Langganan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Pantas Dilirik Como 1907
-
Ternyata Belum Ada Hitam di Atas Putih STY Perpanjang Kontrak sampai 2027, Prank PSSI?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam