Suara.com - Media Vietnam, Tienphong, menyoroti keputusan PSSI menaikan harga tiket Timnas Indonesia hampir dua kali lipat untuk dua laga sisa Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
PSSI telah mengumumkan harga tiket Timnas Indonesia menghadapi Irak dan Filipina pada Rabu (15/5/2024). Keputusan menaikan harga tiket membuat fans Garuda breaksi negatif.
Dibanding dengan harga tiket saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam pada Maret lalu, harga yang dibandrol PSSI untuk laga kontra Irak dan Filipina melonjak tajam.
Baca juga: Skuad Filipina Makin Ngeri! Bisa Pupus Harapan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Harga tiket termurah saat Timnas Indonesia menjamu Vietnam adalah Rp100 ribu, sementara untuk dua laga kontra Irak dan Filipina dibandrol Rp250 ribu.
Sementara harga tiket termahal kontra Vietnam dijual Rp750 ribu, sementara untuk laga kontra Irak dan Filipina harganya melonjak tajam menjadi Rp1,25 juta.
Keriuhan di media sosial perihal harga tiket yang begitu melonjak pun mendapat sorotan dari media Vietnam, Tienphong.
Mereka membahas keputusan PSSI menaikan harga tiket rata-rata hampir dua kali lipat dibanding laga kontra The Golden Star Warriors.
Tienphong menganggap bahwa PSSI memutuskan untuk menaikan harga tiket karena melihat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap tim nasional.
Baca Juga: Dianggap Tak Memenuhi Standar Como, Thom Haye Ternyata Pernah Bantu Lecce Promosi ke Serie A Italia
Apalagi, Garuda punya peluang untuk mengunci tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dalam dua laga sisa Grup F yang akan berlangsung pada 6 Juni (Irak) dan 11 Juni (Filipina).
"Peluang sangat terbuka lebar, momen bersejarah sudah sangat dekat sehingga panasnya pertandingan pun semakin terdongkrak," tulis Tienphong dikutip pada Kamis (16/5/2024).
"Sejak malam tanggal 15 Mei, saat pihak penyelenggara membuka portal penjualan tiket online, para penggemar Negeri Seribu Pulau berlomba-lomba mendapatkan tiket ke Stadion Bung Karno."
"Secara keseluruhan, harga rata-rata telah meningkat hampir 2 kali lipat. Tapi ini hanya harga yang tercantum."
"Fans mungkin harus membayar jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan jika membeli melalui pasar gelap (calo--Red)."
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan Erick Thohir vs Madam Pang, Sama-sama Jadi Ketua Umum Federasi di Asia Tenggara
-
Krusial di Klub, Jay Idzes dan Nicolo Zaniolo Punya Nasib Sama Jelang FIFA Matchday
-
Perbandingan Harga Tiket Timnas Indonesia saat Lawan Vietnam dengan Irak, Dua Kali Lipat Lebih
-
Dianggap Tak Memenuhi Standar Como, Thom Haye Ternyata Pernah Bantu Lecce Promosi ke Serie A Italia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus