Suara.com - Jens Raven tinggal selangkah lagi menjadi pesepak bola keturunan Indonesia-Belanda yang membela Timnas Indonesia.
Proses naturalisasinya sedikit lagi rampung usai Komisi X dan III DPR RI menyetujui untuk merekomendasi kewarganegaraan kepada Jens Raven dan Calvin Verdonk.
Kepastian ini seusai Komisi X dan III mengadakan rapat kerja dengan Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Dito Ariotedjo).
Pada agenda ini juga dihadiri oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi beserta anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono di Gedung DPR RI, Jakarta pada Senin (3/6).Biodata dan Asal Usul Jens Raven
Jens Raven lahir di Kota Dordrecht, Belanda, pada 12 Oktober 2005. Meski lahir dan besar di Belanda, darah Indonesia mengalir kuat di tubuhny.
Raven memiliki keturunan Indonesia dari ayahnya. Neneknya dari pihak ayah merupakan kelahiran Indonesia yang bernama Willy Maudy Baumgarten, lahir di Yogyakarta pada 6 April 1944.
Sementara ayahnya bernama Bjorn Raven lahir di s-Gravenhage. Dengan begini, darah keturunan Indonesia memang kuat ada di tubuh Raven.
Karier Klub Jens Raven
Saat ini Jens Raven bermain untuk klub asal Belanda, Dordrecht U-21 yang berposisi sebagai penyerang tengah. Sebelumnya ia bermain untuk SV Nootdorp.
Baca Juga: Bukan Cuma Ban Serep, Bikin Ngeri Sepak Terjang Jay Idzen Bawa Venezia ke Serie A Liga Italia
Di usianya yang masih 18 tahun, Raven sudah bermain di kompetisi untuk U-21 atau Liga Belanda U-21. Musim ini ia mencatatkan 19 penampilan dengan koleksi 6 gol.
Menariknya, Jens Raven juga sempat dimainkan sebagai gelandang tengah. Uniknya di posisi itu justru ia mampu mencetak dua gol.
Striker 18 tahun itu memiliki postur cukup ideal, yakni 189 cm. Usianya yang masih muda membuat Raven jadi opsi pemain masa depan Garuda di berbagai kelompok usia.
Karier di Timnas Indonesia
Meski belum resmi menjadi WNI, Jens Raven sudah bergabung dengan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Italia.
Skuad asuhan Indra Sjafri itu punya sederet agenda penting di level internasional dalam waktu dekat. Beberapa di antaranya adalah Piala AFF U-19 2024 hingga Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Ban Serep, Bikin Ngeri Sepak Terjang Jay Idzen Bawa Venezia ke Serie A Liga Italia
-
Tersisih dari Timnas Indonesia, Elkan Baggott Tetap Latihan Mandiri di New York
-
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes, Lampaui Thom Haye dan Calvin Verdonk
-
Calvin Verdonk Diproyeksikan Debut di Timnas Indonesia vs Filipina, PSSI Diburu Waktu untuk Registrasi
-
Pergaulan Justin Hubner Bikin Netizen Was-was, Takut Kariernya Hancur
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan