Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat diusir wasit pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUBGK), Jakarta, Kamis (6/6/2024). Berikut empat 'dosa' Jordi saat berkostum Timnas Indonesia.
Setelah handsball Justin Hubner di kotak terlarang berbuah gol penalti bagi Irak pada menit ke-59, pelanggaran konyol Jordi Amat di tepi kotak penalti Timnas Indonesia menghasilkan kartu merah langsung buat bek berusia 32 tahun tersebut, setelah melakukan pelanggaran sebagai 'last man'.
Berperan sebagai kapten Timnas Indonesia pada laga kandang matchday 5 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua ini, dengan dicadangkannya kapten utama Asnawi Mangkualam, Jordi nyatanya sekali lagi mengecewakan fans tim Garuda.
Setelah tertinggal 0-1 dan kalah jumlah pemain, tentu kans Timnas Indonesia meraih hasil positif lawan Irak kian berat.
Sebelum hari ini, Jordi tercatat juga pernah melakukan tiga kesalahan elementer yang merugikan Timnas Indonesia di pentas internasional.
Jordi Amat sebelumnya melakukan pelanggaran bodoh saat laga krusial Timnas Indonesia vs Jepang pada matchday pamungkas Grup D Piala Asia 2023 Qatar baru berjalan tiga menit di Qatar, 24 Januari 2024 lalu.
Jordi secara konyol menarik pemain Jepang di kotak terlarang yang membuat wasit menghadiahkan tendangan 12 pas untuk tim raksasa Asia tersebut. Penalti pun dieksekusi secara sempurna oleh striker Jepang, Ayase Ueda pada menit keenam.
Jordi sendiri awalnya jadi sorotan menyusul gol bunuh dirinya pada laga Irak vs Timnas Indonesia pada matchday 1 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua, 11 November 2023 lalu.
Kala itu, Timnas Indonesia dipaksa menyerah 1-5 oleh tuan rumah Irak. Kekalahan tim Merah Putih disebabkan buruknya konsentrasi di lini belakang.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dominasi Ball Possession Lawan Irak, Sang Profesor Thom Haye Alasannya
Jordi melakukan gol bunuh diri pada menit ke-35, yang membuat Timnas Indonesia tertinggal 0-2. Skuad Garuda sempat memperkecil ketinggalan jadi 1-2 berkat gol Shayne Pattynama sebelum jeda laga.
Sayang, Timnas Indonesia senior gagal bangkit dan malah kebobolan tiga gol lagi di babak kedua. Sebagian besar gol tuan rumah terjadi karena kesalahan pemain-pemain belakang Indonesia.
Kekalahan telak dari Irak masih berdampak terhadap performa Jordi bersama skuad Garuda di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua ini.
Mantan bek Swansea City dan Espanyol itu kembali melakukan blunder saat melawan Filipina di laga kedua Grup F.
Diunggulkan menang, Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan tuan rumah Filipina di Stadion Rizal Memorial, Manila pada 21 November 2023.
Gol Filipina yang dicetak Patrick Reichelt pada menit ke-23 berawal dari blunder Jordi di tengah lapangan.
Jordi kehilangan bola di tengah lapangan saat membangun serangan dan membuka celah Filipina untuk melancarkan serangan balik berujung gol.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek