Suara.com - Pada tanggal 11 Juni 2024, Timnas Indonesia akan menghadapi Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam pertandingan krusial untuk memperebutkan tiket ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027.
Kemenangan atas Filipina adalah harga mati bagi Timnas Indonesia.
Kemenangan ini akan memastikan langkah Garuda ke fase selanjutnya dan mengamankan tempat di Piala Asia 2027.
Situasi Vietnam yang Tak Menguntungkan
Vietnam, pesaing utama Indonesia, berada dalam situasi yang tidak ideal.
Mereka harus memenangkan pertandingan melawan Irak di Basra dan berharap Filipina mengalahkan Indonesia.
Selisih Gol Menjadi Penentu
Jika Vietnam bermain imbang dengan Irak dan Indonesia kalah dari Filipina, poin mereka akan sama-sama tujuh.
Dalam situasi ini, selisih gol akan menjadi penentu peringkat.
Baca Juga: Hasil Toulon Cup 2024: Timnas Indonesia U-20 Dibantai Jepang 1-4
Saat ini, selisih gol Indonesia dan Vietnam sama, yaitu minus dua.
Motivasi Filipina untuk Memperbaiki Peringkat FIFA
Meskipun Filipina sudah tidak memiliki peluang lolos, mereka tetap akan bermain maksimal untuk memperbaiki peringkat FIFA mereka.
Pertandingan antara Indonesia dan Filipina diprediksi akan berlangsung penuh dengan emosi dan gengsi.
Dukungan penuh dari para suporter Indonesia diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Garuda untuk meraih kemenangan.
Timnas Indonesia kini tertahan di peringkat kedua klasemen sementara grup F putaran kedua zona Asia, Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota