Suara.com - Ibunda dari pemain Timnas Indonesia U-20 Welber Jardim, Lielyana Halim mengunggah sebuah status yang membuat warganet menduga-duga adanya masalah dengan PSSI. Namun, Indra Sjafri selaku pelatih Timnas Indonesia U-20 memastikan tak ada masalah apapun.
Sebelumnya, ibunda Welber mengunggah Instagram Stories seperti meminta kejelasan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Tak dijelaskan apa masalahnya, tapi ia ingin bicara dengan pengurus PSSI.
"Yang terhormat Ketua PSSI, Bapak Erick Thohir atau perwakilan dari beliau juga bisa menghubungi saya," tulis Lielyana Halim.
"Saya mau berbicara masalah anak saya, Welber Jardim. Terima kasih. Maaf sebelumnya melalui media sosial karena agak sulit bicara dengan PSSI."
Apa yang dilakukan ibu Welber itu membuat warganet menduga-duga. Bahkan, netizen sampai ada yang mengaitkan hal ini dengan status kewarganegaraan Welber.
Adapun pemain sayap yang baru berusia 17 tahun itu disebut-sebut diminta membela Timnas Brasil U-17. Namun, tidak ada kebenaran terkait opini ini.
"Terima kasih semua yang sudah membantu saya. Akhirnya saya sudah clear. Tolong jangan membuat opini-opini dan berita yang tidak benar. Mari kita doakan semoga Timnas Indonesia makin sukses dan jaya," sambung Lielyana Halim dalam status terbarunya.
Saat dikonfirmasi, pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri membantah adalah masalah dengan Welber. Ia mengaku sang pemain saat ini bahkan sedang menjalani training camp (TC) bersama di Jakarta.
"Tidak ada apa-apa. Welber Jardim sedang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 di Jakarta," ujar Indra Sjafri saat dihubungi awak media, Sabtu (22/6/2026).
Baca Juga: Calon Naturalisasi Timnas Indonesia, Ini Statistik Ciamik Kevin Diks Bareng Tim Elite Denmark
Adapun Indra sedang mempersiapkan tim untuk Piala AFF U-19 2024 pada 17-29 Juli mendatang. Timnas Indonesia U-20 berada di Grup A bersama Filipina, Kamboja, dan Timor Leste.
Setelah itu, Timnas Indonesia U-20 akan bertarung di babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Tim ini diproyeksikan tampil di Piala Dunia U-20 2025.
Berita Terkait
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Ungkap Harapan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia, Prabowo: Harus Terus Berbenah!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan