Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, diklaim ingin berkarier di luar Belanda usai resmi berpisah dengan SC Heerenveen karena kontraknya berakhir pada akhir Juni 2024 ini.
Thom Haye dilaporkan ingin kembali ke Italia ketika ada tawaran dari Como FC pada Januari 2024. Namun, SC Heerenveen menahannya dan memilih melepas dengan gratis.
Thom Haye pun bingung dengan keputusan klub untuk menghalanginya pergi.
"Gelandang berusia 29 tahun ini meninggalkan Stadion Abe Lenstra dengan status bebas transfer setelah dua setengah tahun. Dia ingin melakukan itu enam bulan sebelumnya, tapi klub menghentikannya," ucap Sander Janssen dikutip dari Soccernews.nl.
Kini karena kontraknya sudah habis, Thom Haye bebas untuk bergabung ke tim manapun. Dikabarkan ia lebih menyukai petualangan ke luar Belanda, tapi tak menutup kemungkinan bahwa gelandang timnas Indonesia juga bakal tetap berkarier di Negeri Kincir Angin.
"Haye lebih suka berpetualang ke luar negeri. Tapi siapa tahu dia bisa muncul lagi di suatu tempat di Belanda," imbuhnya.
Adapun Thom Haye diharapkan masih berkarier di Eropa demi menjaga performanya. Sebab, gelandang 29 tahun ini menjadi andalan Shin Tae-yong di lini tengah skuad Garuda.
Apalagi timnas Indonesia akan berjuang di fase lebih berat, yakni round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.
Baca Juga: Tak Masuk Rencana Swansea City, Nathan Tjoe A On akan Dipinjamkan Lagi di Musim 2024/2025
Berita Terkait
-
Tak Masuk Rencana Swansea City, Nathan Tjoe A On akan Dipinjamkan Lagi di Musim 2024/2025
-
Biaya Sidang Maarten Paes Tembus Rp32 Miliar, Arya Sinulingga: Kalau karena Biaya, Pasti Kami Setop Sejak Awal
-
Media Prediksi Timnas Indonesia U-16 akan Bertemu Vietnam di Babak Final
-
Momen Ernando Ari Tepergok di Gantangan Burung: 'Jebule' Kicau Mania
-
STY Lagi Sakit, PSSI Minta Jangan Berandai-andai Soal Perpanjangan Kontrak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey