Suara.com - Keamanan di pintu masuk Hard Rock Stadium kacau balau setelah puluhan penggemar tanpa tiket berhasil masuk tanpa hambatan. Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum final edisi ke-48 Copa America yang memeprtemukan Timnas Kolombia dengan Argentina pada hari ini, Senin (15/7/2024), yang menyebabkan polisi harus mengambil alih kendali kembali.
Setelah kekacauan terjadi di beberapa bagian pintu masuk, gambar-gambar menunjukkan bagaimana keamanan di pintu putar tidak ada dan para penggemar bebas menuju tribun, baik dengan atau tanpa tiket. Polisi akhirnya berhasil menguasai keadaan dengan menutup total gerbang masuk, tetapi hal ini menyebabkan penundaan yang signifikan bagi penggemar yang sudah memiliki tiket.
Dikutip dari kantor media Azteca Deportes, uluhan penggemar Argentina dan Kolombia mengkritik keras CONMEBOL, entitas penyelenggara Copa America, atas kurangnya pertimbangan keamanan yang memadai. Mereka mengecam bagaimana puluhan penggemar bisa dengan mudah memasuki stadion dengan memanjat pagar dan merobohkan barikade.
Sekitar dua jam sebelum pertandingan dimulai, sejumlah penggemar yang mengenakan kaus Kolombia dan Argentina berhasil menerobos titik penahanan dan menyerbu petugas keamanan. Situasi ini memaksa polisi Florida melakukan penutupan total gerbang, yang menyebabkan keluhan dramatis dari banyak penggemar. Beberapa dari mereka bahkan pingsan karena panas yang menyengat di Miami.
CONMEBOL mengumumkan penundaan dimulainya pertandingan, yang awalnya hanya setengah jam, namun akhirnya melebihi 60 menit. Penundaan ini menambah kekecewaan para penggemar yang sudah datang jauh-jauh untuk menyaksikan pertandingan final.
Insiden ini menyoroti pentingnya perencanaan keamanan yang lebih baik untuk acara besar seperti ini, agar penggemar yang sudah memiliki tiket tidak dirugikan dan acara dapat berjalan dengan lancar sesuai jadwal. Ke depan, diharapkan pihak penyelenggara dapat memperbaiki sistem keamanan untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Menangis Sesegukan Hingga Buang Sepatu Dikeluarkan dari Lapangan Karena Cedera
-
Biang Kerok Final Copa America Tertunda, Polisi Tangkap Sejumlah Penonton Tanpa Tiket
-
Doa Khusus Lionel Messi Jelang Final Copa America 2024 Lawan Kolombia
-
Breakingnews! Uruguay Juara 3 Copa America 2024 usai Kalahkan Kanada Lewat Adu Penalti
-
Hasil Copa America 2024 Kanada vs uruguay: Sama Kuat Skor Imbang di Babak Pertama
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia