Suara.com - Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, membeberkan persiapan pengamanan jelang Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat.
Seperti diketahui, Stadion Si Jalak Harupat menjadi salah satu venue pertandingan Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024, ada empat tim yang bertanding di Bandung atau Grup A yakni Persib, PSM Makassar, Borneo FC dan Persis Solo.
Pertandingan pembuka Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024 akan berlangsung pada 19 Juli mendatang dan akan mempertemukan antara tuan rumah Persib Bandung vs PSM Makassar.
"Iya, kami mendapatkan informasi dari panitia bahwa pertandingan akan dilaksanakan tanggal 19, 22, dan 25. Di mana tanggal 19 itu adalah pertandingan pembuka," kata Kusworo Wibowo, Senin (15/7/2024).
Menurut Kusworo Wibowo, pada Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024, regulasi penonton masih sama seperti pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024, yakni suporter tamu dilarang hadir.
"Namun peraturan untuk penonton itu, masih sama seperti yang Liga 1 kemarin. Yaitu penonton atau suporter hanya boleh ditonton di dalam stadion oleh suporter tim tuan rumah saja," ungkapnya.
"Sedangkan suporter tim tamu tetap dilarang, dan hanya biasa menonton di televisi atau tempat nobar yang telah disediakan," ungkapnya.
Pertandingan pembukaan turnamen pramusim ini, rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski demikian, pihaknya masih menunggu informasi selanjutnya terkait kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut.
"Sementara kami masih terus menunggu informasi kepastian, kebetulan komandan Kodim juga terus memantapkan dengan pengamanan. Namun untuk informasi yang kami terima saat ini, jadwal Piala Presiden yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat," jelasnya.
Baca Juga: Datangi Mabes Polri, Erick Thohir Minta Jenderal Listyo Sigit Kawal Ketat Piala Presiden 2024
Terkait pengamanan pertandingan Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024, Kusworo Wibowo mengatakan sebanyak 2.000 personel akan disiapkan untuk mengamankan dan disebar ke beberapa titik.
"Kita lihat dari pada animo penonton, namun kurang lebih yang akan diterjunkan sekitar hanyalah 2 ribu personil, yaitu di tiketing, maupun di jalan raya yang menuju ke stadion si Jalak Harupat," ujarnya.
"Baik itu di ruas jalur, maupun di body checking, ring dua terdekat. Karena memang ring satu, itu ranahnya steward. Baru ring dua dan ring tiga itu ranahnya TNI Polri. Apabila ada Presiden, nantinya akan ada pengamanan khusus dari Kodim," jelasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Datangi Mabes Polri, Erick Thohir Minta Jenderal Listyo Sigit Kawal Ketat Piala Presiden 2024
-
Breakingnews! Piala Presiden 2024 Dimulai Jumat 19 Juli 2024 Pekan Ini, Suporter Tamu Dilarang Nonton di Stadion
-
Kehadiran Dimas Drajad 'Makan Korban', Ezra Walian Pisah Jalan dengan Persib
-
3 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024 Punya Statistik Gila di BRI Liga 1, Ada Bintang Juara PSM Makassar
-
Terlalu Tua, Bojan Hodak Pastikan Persib Bandung Tak Rekrut Alexandre Pato
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis