Suara.com - Pemain keturunan Indonesia saat ini tengah jadi pembicaraan utama banyak pihak. Tak hanya di publik sepak bola nasional, isu pemain naturalisasi juga jadi sorotan negara-negara tetangga seperti Vietnam.
Kekinian mulai bermunculn talenta muda berdarah Indonesia yang berkarier di Eropa, utamanya di Belanda. Sejumlah pemain berdarah Indonesia mulai jadi sorotan, sebut saja Julian Oerip.
Oerip masih berusia sangat muda, 17 tahun. Namun kariernya terbilang cukup moncer. Di level klub, ia dipercaya menjadi kapten di AZ U-18.
Posisi natural dari Oerip ialah gelandang serang. Namun ia bisa di-plot sebagai winger kiri. Instingnya untuk mencetak gol juga patut diancungi jempol.
Bahkan jika dibandingkan dengan striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, torehan gol Oerip masih lebih unggul. Padahal secara usia, Struick lebih senior yakni 21 tahun.
Rafael Struick jika ditilik dari data Transfermarkt di level klub baru mencetak 13 gol dan berikan 6 assist. Torehan gol paling banyak dicetak Rafael Struick saat membela ADO U-21 yakni 10 gol serta 5 assist.
Sementara di level tim U-18, ia hanya mencetak 3 gol dan 1 asssit. Sedangkan di tim utama Ado den Haag, Struick yang sudah melakoni 8 match belum pernah mencetak gol.
Untuk Julian Oerip, masih bersumber dari data yang sama, Transfermarkt, torehan golnya lebih banyak dibanding Struick.
Julian Oerip tercatat mencetak 14 gol dan 3 assist untuk tim U-18 AZ. Lalu 11 gol dan 5 asssist untuk tim U-17 AZ. Serta 1 gol dan 2 assist untuk tim akademi AZ.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Lawan Kamboja, Indra Sjafri Kirim Peringatan untuk Jens Raven Cs
Menariknya, meski bukan striker murni, Oerip mampu mencetak 12 gol dan 3 assist saat ditempatkan sebagai gelandang serang.
Saat di-plot sebagai gelandang murni, Julian Oerip mencetak 10 gol dan 4 assist. Sementara jika ditempatkan sebagai winger, ia mencetak 3 gol dan 2 assist.
Untuk level tim nasional, Rafael Struick, ia bermain untuk Timnas Indonesia, tim U-21 dan U-20. Total Struick mencetak 4 gol, 3 gol untuk Tim U-23 Indonesia dan 1 gol untuk tim U-20.
Sementara untuk, Oerip tercatat membela U-16, U-17 dan U-18 Belanda. Dari ketiga tim level umur itu, Oerip masing-masing mencetak 3 gol.
Julian Oerip saat ini memiliki tempat di skuat U-18 Belanda. Ia begitu dipercaya mengisi lini depan tim muda Orange. Pada perhelatan Piala Super di San Pedro del Pinatar pada Maret lalu, Oerip tunjukkan penampilan gemilang.
Saat melawan Ceko, Oerip mencetak satu dari empat gol kemenangan Belanda U-18. Dilansir dari laporan KNVB, Kamis (18/7/2024), Oerip bahkan tunjukkan determinasi tinggi.
Oerip dimainkan oleh pelatih U-18 Belanda Peter van der Veen meski dengan kondisi kepala diperban. Oerip sempat mengalami luka di bagian kepala saat berbenturan dengan kiper Jerman di laga sebelumnya.
"Pemain AZ bermain dengan perban di kepalanya. Oerip melancarkan serangan dari wilayahnya sendiri di menit ke-18, mengoceh lawan dan melepaskan tembakan untuk menjadi gol," tulis laporan KNVB.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-19 Lawan Kamboja, Indra Sjafri Kirim Peringatan untuk Jens Raven Cs
-
Gagal Tekuk Myanmar, Vietnam Misuh-misuh Salahkan Lampu Stadion Gelora 10 November
-
Meski Menang atas Filipina, Timnas U-19 Justru Mendapat Kritikan Pedas!
-
Perjalanan Jens Raven untuk Indonesia: Ditemukan Shin Tae-yong, Dimatangkan Indra Sjafri
-
Shin Tae-yong Sudah Bersabda, Ini Target Timnas Indonesia di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Dimatikan atau Tidak? Ini Cara Ngecas HP yang Benar agar Baterai Gak Gampang Rusak
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Down and Out in Paris and London: Kisah Nyata George Orwell Mengungkap Sisi Gelap Kemiskinan
-
GMFI Hapus Akumulasi Rugi Rp512,9 Juta Dolar AS, Siap Tancap Gas Ekspansi
-
Istana Minta TNI Tak Hambat Ekspor Logam Tanah Jarang
-
Belanja Pegawai Sulit, Mendagri Desak Purbaya Segera Cairkan Anggaran DBH ke Pemda
-
Review Serial Lucky: Pelarian Berdarah Anya Taylor-Joy dan Misteri 10 Juta Dolar
-
Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!
-
The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri