Suara.com - Tinggi badan kiper Timnas Indonesia sering jadi sorotan karena dianggap punya postur yang pendek sebagai penjaga gawang.
Hal tersebut dialami juga oleh Ernando Ari Sutaryadi yang kerap menerima cibiran ini dari banyak pihak, karena dinilai memiliki tinggi badan yang kurang ideal sebagai seorang kiper.
Umumnya, orang mengira kiper yang memiliki postur tubuh jangkung dianggap memiliki jangkauan yang lebih baik dalam menghalau bola. Namun nyatanya, Ernando Ari juga memiliki kemampuan menepis bola penalti lawan beberapa kali.
Berbicara lebih luas dan sejarah, Timnas Indonesia sering diperkuat oleh para penjaga gawang dengan postur yang tidak terlalu tinggi.
Memang ada beberapa kiper yang terlihat tinggi seperti Markus Horison di masa lampau dan kekinian ada Nadeo Argawinata. Tapi, bukan berarti tidak ada kiper pendek Timnas Indonesia yang payah penampilannya. Terbukti tiga kiper ini.
1. Ernando Ari
Kiper yang juga menjadi pertahanan terakhir di Persebaya Surabaya ini sebenarnya sudah menjawab cibiran tersebut dengan banyak performa hebat.
Meski terlihat lebih pendek dari kawan-kawannya, sebenarnya tinggi Ernando Ari adalah 179 cm, yang notabene lebih tinggi dari rata-rata penduduk Indonesia yang hanya ada di angka 154 cm hingga 166 cm saja.
Ernando juga membuktikan diri masih jadi yang terbaik dengan selalu dipanggil Shin Tae-yong di berbagai kelompok timnas.
Baca Juga: Siap-siap Bantai Lagi! 3 Lawan Terberat Timnas Indonesia Jika Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2024
Posturnya kiper legendaris yang pernah membela berbagai klub besar di Indonesia ini bahkan lebih pendek dari Ernando. Hendro Kartiko tercatat cuma berpostur 175 cm.
Tapi postur itu tidak berpengaruh pada penampilan dan usia karirnya yang panjang. Hendro pernah membela klub besar Indonesia macam Persija, Persebaya, PSM Makassar, Arema Malang, hingga Sriwijaya.
Hendro juga selalu jadi andalan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia sejak 1996. Tercatat ia memiliki 60 caps buat Skuad Garuda selama lebih dari satu dekade.
3. Jendri Pitoy
Satu lagi kiper Timnas Indonesia dengan postur di bawah 180 cm adalah mantan penjaga gawang Persipura Jayapura, Jendri Pitoy.
Sosok kelahiran Tomohon pada 15 Januari 1981 ini malang melintang memperkuat tim-tim Indonesia sejak tahun 2000 hingga pensiun pada 2018. Padahal, posturnya cuma 178 cm, beda satu senti dengan Ernando.
Tapi karirnya sebagai kiper begitu lengkap. Pitoy pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia. Ia juga menjuarai Liga Super Indonesia dengan Persipura.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Siap-siap Bantai Lagi! 3 Lawan Terberat Timnas Indonesia Jika Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2024
-
Jawaban Resmi! Alasan Legenda Timnas Indonesia Cristian Gonzales Mau Jual Rumah di Surabaya
-
Biodata Cristian Gonzales, Legenda Timnas Indonesia yang Mendadak Jual Rumah
-
Jadi Kapten, Anak Asuh Nova Arianto di Timnas Indonesia U-16 Juarai Gothia Cup 2024
-
Kabar Abroad: Elkan Baggott dan Nathan Tjoe-A-On Dimainkan, Jay Idzes Rasakan Kehebatan Tim Serie A
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan