Suara.com - Timnas Indonesia akan bertanding melawan Australia di matchday 2 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga.
Pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini dijadwalkan kick-off Selasa, 10 September 2024, pukul 19.00 WIB.
Pada laga pertama, Indonesia imbang 1-1 melawan Arab Saudi, sementara Australia kalah dari Bahrain.
Skuad Australia mencakup dua pemain Serie A Italia Mathew Ryan yang merupakan kiper AS Roma, dan Alessandro Circati yang merupakan bek Parma.
Ryan, yang baru bergabung dengan Roma dari AZ Alkmaar, belum tampil untuk klub barunya, sedangkan Circati, yang berusia 20 tahun, telah menjadi pemain kunci di Parma dan membantu klubnya promosi ke Serie A.
Setim dengan Buffon
Circati tampil konsisten dan dipromosikan ke tim utama Parma, berlatih bersama Gianluigi Buffon yang menjadi mentornya.
Debut profesionalnya pada 26 Februari 2022 melawan SPAL di Serie B berakhir dengan kemenangan 4-0 dan clean sheet.
Selama musim 2021/2022, Circati tampil enam kali di liga dan mencetak dua assist, serta memperpanjang kontraknya hingga akhir musim 2026/2027 pada 8 Juni.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dilarang Sombong, Australia Bukan Lawan Enteng!
Di musim 2022/2023, Circati bermain 17 kali dan mencetak gol pertama pada 24 September 2023 melawan Sampdoria.
Musim 2023/2024 melihat Parma promosi ke Serie A dan lolos ke babak 16 besar Coppa Italia. Circati mencatatkan 32 penampilan dan satu gol di semua kompetisi.
Reguler di Liga Italia
Parma sudah memainkan tiga pertandingan di Serie A musim ini, mengumpulkan empat poin.
Mereka imbang 1-1 melawan Fiorentina di pekan pertama, menang 2-1 atas AC Milan di pekan kedua, dan kalah 1-2 dari Napoli di pekan ketiga. Circati bermain penuh selama 90 menit di ketiga pertandingan tersebut.
Circati, yang pernah bermain dua kali untuk Timnas Italia U-20, baru tampil tiga kali bersama Timnas Australia, termasuk 68 menit saat kalah 0-1 dari Bahrain.
Pertandingan melawan Indonesia di SUGBK akan menjadi penampilan keempat Circati untuk Socceroos.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dilarang Sombong, Australia Bukan Lawan Enteng!
-
Timnas Indonesia Jadi Lumbung Gol di 4 Laga Terakhir Versus Australia?
-
Wasit Salman Ahmad Falahi Mengancam Maarten Paes Terdepak usai Laga Lawan Australia karena Ini
-
Menjamu Australia, Skuad Timnas Indonesia Harus Waspadai 3 Pemain Kunci Ini
-
Eliano Reijnders Bela Timnas Indonesia, 3 Pemain Ini Rawan Terpinggirkan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
IHSG Tahan Badai Menguat 1,55% Hari Ini, BBCA Pendorongnya
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0