Suara.com - Bursa transfer musim dingin akan segera dibuka. Sejumlah rumor kepindahan pemain mulai jadi sorotan, salah satunya rumor pemain Timnas Indonesia itu pindah ke Bundesliga.
Salah satu klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach santer dikabarkan menginginkan Kevin Diks pada bursa transfer musim dingin.
"Kevin Diks dirumorkan akan meninggalkan FC Copenhagen. Ia telah diminati oleh Borussia Monchengladbach sejak musim panas lalu," tulis footballtransfers.com seperti dilansir Suara.com, Selasa (19/11).
Klub berjuluk Die Fohlen itu sebenarnya sudah lama mengincar Kevin Diks. Gladbach menginginkan Diks sejak musim panas lalu. Namun kepindahan itu batal terlaksan di menit-menit penutupan bursa transfer musim panas.
Sementara itu laporan dari media Jerman, Bild menyebutkan bahwa Gladbach menginginkan Kevin Diks pada bursa transfer musim dingin ini.
Kepindahan Kevin Diks ke Gladbach besar kemungkinan akan terwujud. Pasalnya klub Bundesliga itu dirumorkan akan kehilangan dua bek sayap, Ko Itakura dan Nico Elvedi.
Bek Jepang Ko Itakura dikabarkan telah dibidik oleh klub Belanda, PSV. Namun sampai saat ini pihak PSV dan Gladbach belum menemui kecocokan soal harga transfer Itakura.
Kontrak Kevin Diks di FC Copenhagen akan berakhir pada 30 Juni 2025. Rumornya pihak Copenhagen menginginkan Gladbach membayar 4 juta euro untuk kepindahan Diks.
Sementara itu, Kevin Diks dipastikan tidak akan bermain saat Timnas Indonesia vs Arab Saudi dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, hari ini Selasa (19/11) di SUGBK.
Baca Juga: Garuda Diprediksi Keok dari Arab Saudi, Peluang Tipis ke Piala Dunia?
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun menegaskan bahwa ia tak ingin mengambil resiko untuk memainkan pemain FC Copenhagen itu melawan Arab Saudi.
"Untuk Kevin Diks sepertinya sulit dimainkan. Yang harus diutamakan memang kondisi para pemain, harus dijaga. Jadi saya tidak akan memaksa memainkan Kevin Diks (melawan Arab Saudi)," kata pelatih asal Korea Selatan itu pada jumpa pers pra laga di SUGBK, Senin.
Kevin Diks mendapat cedera setelah berbenturan dengan pemain Jepang, Wataru Endo di menit ke-38 laga Timnas Indonesia vs Jepang pada 15 November lalu.
Berita Terkait
-
Garuda Diprediksi Keok dari Arab Saudi, Peluang Tipis ke Piala Dunia?
-
Kevin Diks Cedera Absen Lawan Arab Saudi, Erick Thohir Singgung Lapangan Stadion GBK
-
Dari Surabaya, Ernando Ari Kirim Doa Menyentuh Kalbu untuk Timnas Indonesia
-
3 Pemain Arab yang Perlu Diwaspadai, Ada Striker Seharga Rp104,29 Miliar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung