Suara.com - Mantan pemain AC Milan dan Timnas Belanda keturunan Indonesia, Ruud Gullit, beri saran untuk sepak bola Vietnam agar lebih maju dan berkembang.
Legenda sepak bola dunia, Ruud Gullit, beri saran ke sepak bola Vietnam untuk disiplin dan konsentrasi dalam meraih kemenangan.
Hal itu disampaikan pria Belanda keturunan Indonesia berusia 62 tahun itu saat menyambangi Vietnam pada Minggu (1/12/2024).
Gullit mengaku kesulitan saat diminta mengomentari sepak bola Vietnam karena ia sangat jarang menonton permainan mereka.
Namun ada beberapa hal penting yang disampaikan Gullit agar sepak bola Vietnam berkembang ke arah yang lebih baik ke depannya.
Generasi penerus menjadi fokus yang harus diperhatikan dengan baik, Gullit bahkan sempat membandingkannya dengan Indonesia.
Tim nasional membutuhkan para pemain yang sangat profesional, khususnya yang serius dalam memajukan sepak bola Vietnam.
"Mengomentari sepak bola Vietnam sangat sulit karena saya jarang menonton," kata Ruud Gullit seperti dikutip dari Soha.vn.
"Namun menurut saya, untuk berkembang, Vietnam perlu memiliki pemain-pemain terkemuka, pemain pionir yang bersaing di Eropa, menginspirasi dunia."
Baca Juga: FC Tokyo Masih Ragu-ragu Boyong Rizky Ridho, Gara-gara Harus Bayar Biaya Transfer?
"Generasi berikutnya harus fokus melatih lebih banyak pemain muda. sepak bola dan melakukan lebih banyak upaya untuk mempersempit kesenjangan," imbuhnya.
Gullit menyebut Indonesia layaknya Korea Selatan dan Jepang yang bermain sangat baik dan hal itu harus ditiru Vietnam.
"Baru-baru ini saya melihat Indonesia, Korea, dan Jepang bermain sangat baik," kata Ruud Gullit lagi.
"Vietnam membutuhkan lebih banyak peluang untuk bersaing dengan tim-tim kuat di kawasan. Secara khusus, kita memerlukan kejuaraan nasional yang sangat profesional dan serius agar sepak bola Vietnam dapat berkembang dalam jangka panjang dan berkelanjutan," imbuhnya.
Lebih lanjut, Gullit mendoakan Vietnam bisa meraih hasil baik di ASEAN Cup 2024 yang mulai bergulir pada 8 Desember mendatang.
Secara khusus, Gullit berpesan kepada Vietnam agar tidak melakukan kesalahan saat bertanding, jika itu dilakukan, maka kemenangan dapat diraih.
"Saya mendoakan yang terbaik untuk para pemain dan staf kepelatihan timnas Vietnam. Yang penting disiplin dan konsentrasi," ujar Ruud Gullit.
"Bagi saya, sepak bola adalah permainan kesalahan. Tim mana yang jarang melakukan kesalahan? Jika Anda membuat lebih banyak kesalahan, lebih fokuslah. dan memanfaatkan kesalahan lawan, Anda akan menjadi pemenang," lanjutnya.
"Oleh karena itu, saya berharap tim Vietnam bermain bagus di turnamen mendatang," tuturnya menambahkan.
Berita Terkait
-
FC Tokyo Masih Ragu-ragu Boyong Rizky Ridho, Gara-gara Harus Bayar Biaya Transfer?
-
Filosofi Pelatih FC Tokyo, Cocok dengan Rizky Ridho?
-
Bukan Cuma FC Tokyo, 2 Klub Liga Inggris juga Lirik Rizky Ridho
-
Rizky Ridho Diminati FC Tokyo, Peningkatan Karir atau Jebakan Batman Lagi?
-
Rizky Ridho Diincar Klub Jepang FC Tokyo, Netizen: Jangan Mau
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas