Suara.com - Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, memiliki satu ketakutan ketika membela Timnas Indonesia. Ia sering takut merasa salah membuat keputusan.
Rizky Ridho mengaku memiliki rasa insecure ketika membela Timnas Indonesia. Pasalnya, skuat Garuda saat ini diisi pemain-pemain berkualitas.
Di lini belakang ada Jay Idzes yang main di Serie A Italia bersama Venezia, Justin Hubner di Inggris membela Wolves U-21, hingga Calvin Verdonk yang memperkuat NEC Nijmegen.
Sementara Rizky Ridho masih berkarier di kompetisi lokal, BRI Liga 1. Tentu berbeda level kompetisi jika dibandingkan rekan-rekannya.
"Saya pemanasan kayak mikir, wah ini pemain-pemain berkualitas semua ini saya di sini. Kadang sambil jogging-jogging wah, saya berdekatan sama pemain-pemain top," kata Rizky Ridho di Podcast Sport77 beberapa waktu lalu.
"Kadang kayak Jordi Amat gitu-gitu, wah pengalamannya hebat-hebat semua. Ini saya kan masih main di Liga 1. Alhamdulillah, ayo kerja keras," lanjutnya.
"Tapi sempat aja kepikiran, wih saya duet sama Jay Idzes. Saya bilang gitu sama Justin (Hubner), meskipun dia punya pengalaman di Premier League maksudnya yang under U-21, tapi tetap aja Premier League gitu loh," imbuhnya.
Bermain bersama pemain-pemain bagus membuat Rizky Ridho memiliki ketakutan, yakni takut salah ketika merusak tempo atau sebagainya.
"Kadang takut ketika sudah bagus semuanya, pas bola di saya nanti saya salah gitu loh. Jadi kayak wah kok saya merusak tempo sih. Jadi saya benar-benar fokusin gitu," tegas eks pemain Persebaya Surabaya itu.
Baca Juga: PSSI Geram Aksi Brutal Bek Myanmar ke Marselino, Sebut Bisa Patahkan Karier
Rizky Ridho menjadi dalah satu pemain Liga 1 yang perannya tak tergantikan di Timnas Indonesia. Ia mampu bersaing dengan pemain abroad dan telah mengoleksi 42 caps dengan sumbangan empat gol.
Berita Terkait
-
PSSI Geram Aksi Brutal Bek Myanmar ke Marselino, Sebut Bisa Patahkan Karier
-
Piala AFF 2024: Laos Punya Rencana Redam Senjata Andalan Timnas Indonesiia
-
Untungnya, Marselino Ferdinan Sudah Pindah dari Klub Belgia
-
Vietnam Berharap Banyak dari Laga Timnas Indonesia Lawan Laos karena Hal Ini
-
Full Senyum, Kapten Laos Kagum Lihat Kemegahan Stadion Manahan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan